Tidak seperti perusahaan lain yang memberlakukan sistem kerja hybrid, seperti Meta, atau menuntut karyawan kembali bekerja penuh di kantor seperti Amazon, Spotify tidak memilih untuk menerapkan kebijakan tersebut.
Alasan utamanya kemungkinan adalah dampak yang ditimbulkannya pada retensi. Spotify mengatakan tingkat pergantian karyawan 15% lebih rendah pada kuartal kedua tahun 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.
Baca Juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja
Perusahaan tersebut juga mengatakan telah meningkatkan keberagaman karyawannya.
Meskipun Spotify tidak bermaksud untuk menghapus kebijakan kerja jarak jauhnya dalam waktu dekat, Katarina Berg mengakui bahwa itu bukan pengaturan yang ideal.
“Itu lebih sulit, dan kita semua berjuang untuk berkolaborasi dalam lingkungan virtual. Tetapi apakah itu berarti kita akan mulai memaksa orang untuk datang ke kantor segera setelah ada tren untuk itu? Tidak,” tegasnya.
Perusahaan tersebut masih menggunakan cara-cara kreatif untuk mendorong karyawannya untuk datang ke kantor.
Di antaranya menyelenggarakan sesi "Listening Lounge" yang menampilkan bintang-bintang pop termasuk Olivia Dean dan Rag 'n' Bone Man.
Staf juga sangat dianjurkan untuk datang ke kantor selama "core week" Spotify untuk melakukan regroup dan membahas strategi.
Baca Juga: 5 Trik Melakukan Power Nap Di kantor Agar Efektif Membuatmu Bugar Kembali
PHK terbesar pernah terjadi di Spotify Desember lalu, ketika perusahaan memberhentikan sekitar 1.500 karyawan. Hal itu terjadi ketika CEO Daniel Ek mengatakan perusahaan melakukan terlalu banyak pekerjaan di luar jam kerja.
Dampak PHK tersebut terhadap operasional perusahaan ternyata lebih besar dari yang diperkirakan Daniel Ek. Menurut Katarina, karyawan yang tersisa berada dalam kondisi syok oleh pengurangan karyawan tersebut.
“Spotify telah mengalami pertumbuhan pesat, dan ini satu-satunya hal yang diketahui orang,” katanya. “Banyak orang di Spotify belum pernah mengalami resesi, dan itu sangat berat untuk diserap dan dicerna.”
Jadi buat karyawan Spotify, tenang saja, kamu masih bisa work from anywhere.