Time management yang efisien meningkatkan efektivitas dan mengurangi stres. Ini karena dengan time management, seseorang jadi merasa punya kendali atas tugas-tugas mereka.
Dengan merasa bisa mengendalikan tugas-tugas mereka, membuat kekhawatiran mereka berkurang sehingga menjadi lebih produktif.
Time management melibatkan berbagai teknik, seperti:
- Menetapkan tujuan yang jelas, memberikan arahan dan membantu memprioritaskan tugas;
- Aktivitas penjadwalan untuk memastikan waktu khusus untuk tugas-tugas penting dan menghindari komitmen berlebihan;
- Membuat daftar tugas membantu melacak tugas dan memastikan tidak ada hal penting yang terlupakan;
- Kalendar perencanaan memberikan gambaran visual tentang semua tenggat waktu;
- Menentukan waktu istirahat secara teratur untuk mencegah kelelahan;
- Memotivasi untuk melakukan pencapaianmu;
- Memecah tugas menjadi lebih kecil dan lebih mudah dikelola sehingga lebih mudah dicapai.
Time management mengoptimalkan efisiensi waktumu dengan membantumu mengelola beban kerja sedemikian rupa sehingga dapat menyelesaikan semua tugasmu secara efisien, tanpa mengurangi kualitas.
Baca Juga: 10 Saran Dari Ahli Agar Kamu Dapat Merancang Manajemen Waktu yang Baik di Kantor
Manfaat keduanya
Dari paparan tersebut, tergambar perbedaan yang cukup meyolok antara energy management dan time management.
Energy management berfokus pada memaksimalkan kesejahteraan mental, emosional, dan fisik melalui aktivitas dan praktik kepedulain pada diri sendiri yang dapat mempertahankan energi individu.
Sementara time management berfokus pada perencanaan, pengorganisasian, dan penentuan prioritas tugas untuk memanfaatkan waktu yang diberikan agar maksimal.
Secara singkat, time managementa adalah tentang bagaimana kamu mengalokasikan waktumu, sedangkan energy management adalah tentang bagaimana kamu menginvestasikan energimu.
Keduanya adalah sama-sama pendekatan untuk meningkatkan produktivitas. Meskipun begitu, masing-masing memberikan manfaat tersendiri.
Time management akan memberikan manfaat terkait:
- Peningkatan efisiensi;
- Mengurangi stres;
- Organisasi yang ditingkatkan;
- Akuntabilitas dan disiplin yang lebih baik;
- Peningkatan produktivitas.
Sementara energy management akan memberikan manfaat terkait:
- Peningkatan fokus dan kreativitas;
- Peningkatan kesejahteraan;
- Peningkatan ketahanan;
- Keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik;
- Produktivitas berkelanjutan.
***