kubikel

Tren Baru di Dunia Kerja, Eksekutif Senior Pilih Jadi 'Fractional Leader'. Apa Itu?

Rabu, 16 Juli 2025 | 22:25 WIB
Ilustrasi: Jika belum mampu menggaji eksekutif senior secara penuh waktu, tetapi butuh pengalaman dan keahlian mereka, direkrutlah fractional leader. (Freepik/Kate Mango Star)

Bagi perusahaan, mempekerjakan pemimpin fraksional bisa jadi solusi jitu karena bisa mendapatkan pengalaman dan keahlian tingkat tinggi, tanpa harus membayar gaji eksekutif penuh waktu.

Apalagi, banyak bisnis sekarang harus gesit menghadapi tantangan besar seperti perubahan teknologi (baca: AI), krisis iklim, atau pasar yang tidak stabil.

Baca Juga: Bukan Hanya Pentingkan ATS, Ini Cara Lain Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Sebagai contoh, banyak startup teknologi di Jakarta atau Bandung sekarang membuka lowongan untuk Part-time CTO atau Fractional CFO di situs seperti LinkedIn atau Kalibrr.

Perusahaan hanya butuh mereka selama fase tertentu, seperti saat penggalangan dana, restrukturisasi, atau ekspansi produk.

Masa depan dunia kerja campuran

Tren ini adalah bagian dari transformasi tenaga kerja global. Sekarang, satu perusahaan bisa punya kombinasi unik, yaitu karyawan tetap, freelancer, pekerja proyek (project-based), hingga pemimpin fraksional.

Baca Juga: Jangan Buru-buru Terima Tawaran Kerja, Temukan Dulu Kecocokan Nilai Diri Kamu dengan Perusahaan Terlebih Dahulu

Bahkan di masa depan, dengan hadirnya AI, banyak peran akan semakin “dipisah-pisah” bukan hanya berdasarkan pekerjaan, tetapi juga berdasarkan kebutuhan waktu dan keahlian.

Artinya, dunia kerja ke depan akan lebih fleksibel dan cair.

Jadi, kalau kamu punya pengalaman panjang di posisi manajerial dan ingin bekerja dengan cara yang lebih bebas, jadi fractional leader bisa jadi pilihan menarik.

Halaman:

Tags

Terkini