Pejuangkantoran.com - Pernahkah kamu sedang fokus kerja, tiba-tiba mendengar telepon berdering kencang atau percakapan heboh di sebelah meja?
Ini bisa membuat semua ide dan fokus kamu jadi langsung buyar. Padahal, kebanyakan orang tahu kalau kerja di tempat yang tenang itu jauh lebih nyaman dan membuat produktif.
Sayangnya, saat merancang kantor, orang biasanya cuma fokus ke hal-hal seperti desain, pencahayaan, atau penempatan meja.
Sementara itu, bagaimana suara terdengar dan tersebar di ruangan, atau disebut akustik, sering dilupakan. Apalagi sekarang banyak kantor yang pakai konsep open space.
Meski kelihatan modern dan membuat tim lebih dekat, tetapi konsekuensinya adalah “kebisingan” mejadi hal yang “normal”.
Apa itu kebisingan di kantor?
Suara-suara kecil di kantor sebenarnya wajar, misal bunyi telepon, suara printer, ketikan keyboard, obrolan rekan kerja, atau suara lalu lintas dari luar.
Bahkan, ruang yang terlalu sunyi pun kadang membuat tidak nyaman.
Baca Juga: 9 Tips Penting Agar Kamu Tetap Bisa Fokus dan Konsentrasi Pada Pekerjaan Sewaktu Puasa Ramadhan
Namun, masalahnya adalah lonjakan suara tiba-tiba yang bisa mengganggu. Misalnya telepon mendadak berdering, pintu dibanting, atau klakson mobil dari luar.
Kantor yang agak bising, tetapi stabil kadang masih bisa diterima. Namun, kalau ada suara mendadak yang memecah “pola suara” yang biasa, konsentrasi bisa langsung pecah.
Efek kebisingan pada produktivitas
Riset membuktikan kalau kebisingan, apalagi suara orang bicara, bisa mengganggu kemampuan orang mengingat atau menyelesaikan tugas.
Bahkan, kamu tidak harus paham isi pembicaraannya, tetapi hanya suara obrolan asing pun tetap bisa membuat fokus buyar.