Sebuah studi di 2005 menemukan bahwa suara telepon (terutama yang tidak diangkat!) dan percakapan telepon orang lain adalah dua gangguan terbesar di kantor. Disusul oleh obrolan langsung antar rekan kerja.
Menariknya, suara ketikan keyboard atau komputer ternyata tidak terlalu mengganggu. Meskipun, tetap saja 57% responden bilang kebisingan di kantor membuat mereka sering kehilangan fokus secara signifikan.
Baca Juga: Menurut Kamu, Kantor Sepi atau Kantor Bising yang Bikin Kita Lebih Mudah Konsentrasi?
Kalau sudah tahu masalahnya, sekarang apa solusinya? Ada beberapa opsi yang bisa dipilih, yaitu:
- Headphone peredam bising. Efektif untuk memblokir suara sekitar, tapi bisa bikin komunikasi antar tim berkurang.
- Menambahkan suara latar. Terdengar aneh, tetapi suara konstan seperti hujan, ombak, atau musik instrumental bisa “menyamarkan” suara-suara mendadak yang mengganggu.
- Panel akustik. Dipasang di dinding atau langit-langit untuk menyerap suara. Sekarang banyak yang bisa dicetak custom supaya tetap estetik dan sesuai branding perusahaan.
- Ruang tenang. Sebuah ruangan khusus yang kedap suara, tempat karyawan bisa kerja fokus tanpa gangguan.
Intinya, produktivitas tidak cuma soal kerja keras atau desain kantor yang keren. Lingkungan suara juga punya peran besar.
Dengan mengatur akustik kantor, kita bisa menciptakan tempat kerja yang bikin nyaman, fokus, dan tentunya lebih menyenangkan. ***
Artikel Terkait
Ini Makanan dan Minuman yang Mampu Meningkatkan Konsentrasi Saat Bekerja
Merasa Aman dari Polusi di dalam Kantor? Ternyata, Udara Buruk Bisa Masuk ke Ruangan, Lho!
5 Tanda Kamu Tidak Bisa Bekerja dengan Baik, Salah Satunya Produktivitas Kerja yang Rendah
Musik “Work Flow”, Jenis Musik yang Disebut Paling Sukses Bikin Kamu Konsentrasi Kerja
3 Cara Mengelola Energi di Tempat Kerja agar Tidak Menurunkan Produktivitas dan Mengganggu Kesehatan
7 Gangguan di Tempat Kerja yang Bisa Menurunkan Produktivitas, Salah Satunya Sibuk Balas Whatsapp
5 Cara Sederhana Mengatasi Gangguan di Tempat Kerja, Supaya Lebih Fokus Mengerjakan Tugas