Misalnya, kamu ditanya soal kemampuan teamwork dan jiwa kepemimpinan. Daripada cuma menjawab "Saya orangnya pekerja keras dan suka memimpin," mending susun dengan rumus STAR.
Contohnya, "Saya pernah menunjukkan kemampuan kepemimpinan saat memegang proyek presentasi proposal untuk klien utama (Situation). Kami diminta menyusun materi presentasi durasi satu jam soal cara meningkatkan efisiensi rekrutmen mereka (Task).
Baca Juga: Naik Gaji Tapi Kok Nggak Terasa Perubahannya? Ini yang Lagi Terjadi di Accenture dan Deloitte
"Saya lalu mengarahkan tim buat melakukan riset kompetitor secara mendalam dan membedah tren pasar terbaru, hingga akhirnya kami berhasil menyusun penawaran harga yang kompetitif (Action).
"Hasilnya, presentasi berjalan lancar sesuai durasi dan kami berhasil memenangkan proyek tersebut! (Result)"
Jauh lebih meyakinkan, kan?
Menghadapi competency based interview memang bikin deg-degan. Tapi kalau kamu sudah paham metode STAR dan rajin latihan, jenis wawancara ini malah memberi peluang untuk memamerkan pencapaian kamu. Selamat mencoba, ya!