kubikel

9 Alasan Kenapa Iklan Lowongan Pekerjaan Tak Mencantumkan Besaran Gaji

Selasa, 6 Juni 2023 | 12:00 WIB
Ilustrasi: Ada beberapa alasan perusahaan tidak mencantumkan kisaran gaji pada iklan lowongan pekerjaannya. (Freepik)
  1. Tidak ingin berikan kekuatan negosiasi pada pelamar

Alasan lain perusahaan tidak mencantumkan gaji yang akan diberikan karena tidak ingin memberikan kekuatan negosiasi kepada calon karyawan.

Jika pelamar melihat ada gaji yang ditawarkan, dia merasa ada ruang untuk bernegosiasi. Jadi, saat datang untuk wawancara, dia akan memberikan alasan mengapa dia harus mendapatkan gaji yang lebih besar.

Dia juga dapat menggunakan contoh industri dari perusahaan serupa yang bersedia membayar lebih untuk pekerjaan yang sama.

Baca Juga: Bisakah Kita Melamar Pekerjaan Kita Sendiri Karena Diiklankan dengan Gaji Lebih Tinggi?

  1. Tidak selalu diperlukan

Jika selama ini sebuah perusahaan mampu mendapatkan kandidat teratas untuk melamar pekerjaan tanpa harus memasang gaji, maka mereka akan terus melakukannya.

Tidak mengungkapkan gaji atau kisaran upah yang akan diberikan, memungkinkan perusahaan untuk tetap fleksibel dan memberi mereka ruang untuk anggaran.

Jika perusahaan tidak menemui masalah dengan tidak menuliskan gaji di lowongan pekerjaan, maka mereka merasa tidak merasa perlu mengubah keadaan.

  1. Ingin karyawan yang benar-benar mau bekerja

Dengan tidak mengungkapkan gaji, perusahaan mungkin mengharapkan orang yang sangat bersemangat dengan pekerjaan tersebut untuk melamar, terlepas dari berapa bayarannya.

Perusahaan sadar bahwa untuk mendapatkan banyak pelamar yang bersemangat dan termotivasi, terlepas dari besaran gajinya, mereka bisa melakukannya dengan tidak memberitahukan gaji yang akan diberikan.

Baca Juga: THR dan Gaji 13 PNS Naik, Berapa Besarannya dan Kapan Cair?

  1. Berharap calon karyawan menegosiasikan yang terbaik

Saat ini, banyak karyawan menginginkan kehidupan kerja yang seimbang. Mereka ingin berbagai tunjangan yang datang dengan gaji, yang mungkin berbeda untuk tiap calon karyawan.

Jadi, perusahaan mengharapkan calon karyawan untuk menegosiasikan hal tersebut agar mereka bisa memberikan gaji terbaik untuk kedua belah pihak.

  1. Memberikan tunjangan yang lebih banyak

Ada perusahaan yang membayar gaji lebih rendah dari rata-rata, tetapi menawarkan berbagai tunjangan bagi karyawannya untuk mengimbangi gaji yang rendah tersebut.

Tunjangan ini mungkin termasuk anggaran rumah-kantor, dana pendidikan, tunjangan pensiun, atau bahkan bonus ketika perusahaan melakukannya dengan baik.

Namun, tunjangan sebenarnya tidak bisa menggantikan gaji dan perusahaan menyadari hal tersebut. Itulah mengapa mereka tidak menuliskan gaji di lowongan pekerjaan dan hanya mencantumkan tunjangan yang diberikan. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini