Secara khusus, kamu bisa menanyakan tentang bonus bulanan, gaji ketigabelas, atau bonus akhir tahun.
Perusahaan biasanya memberikan bonus kepada karyawan yang mampu mengurangi biaya perusahaan, berinovasi, merekomendasikan karyawan baru dan berbakat, serta mendapatkan klien baru dan mencapai lebih dari target yang ditetapkan.
5. Besarnya tanggung jawab
Kamu hanya boleh berbicara tentang gaji setelah pihak pewawancara memberitahukan tugas dan tanggung jawabmu. Terutama di perusahaan kecil, yang sering terjadi penumpukan posisi pekerjaan sehingga sejumlah pekerjaan bisa melebur menjadi satu.
Bergantung pada luas dan besarnya tanggung jawab, kamu dapat memperkirakan seberapa stres yang mungkin akan dirasakan.
6. Masa percobaan vs gaji setelah berhasil menyelesaikannya
Jika kamu belum punya pengalaman kerja sebelumnya, pemberi kerja tidak memiliki jaminan bahwa kamu adalah orang yang tepat. Jadi, sangat logis untuk menerima kompromi.
Baca Juga: 3 Kesalahan saat Minta Kenaikan Gaji ke Perusahaan, Yakin Kamu Tidak Melakukannya?
Kamu bisa menyetujui gaji awal, yang dapat dinaikkan ke tingkat yang diinginkan setelah masa percobaan. Dengan begitu, kedua belah pihak bisa puas.
Di posisi manajerial, masa percobaan mungkin lebih lama dari biasanya.
Saat wawancara, tanyakan tentang kemungkinan kenaikan gaji setelah berhasil diselesaikan. Kamu juga dapat meminta agar perubahan gaji dimasukkan ke dalam kontrak kerja. (Elga Windasari)