PejuangKantoran.com - Mulai tahun 2026, tidak sembarang turis asing bisa masuk ke Bali. Pemerintah Provinsi Bali saat ini akan menyeleksi turis asing yang berniat datang, yaitu dengan memastikan jumlah tabungan tiga bulan terakhir yang mereka miliki.
Regulasi ini dilakukan sebagai upaya untuk berbenah, karena berbagai kemudahan yang dilakukan untuk mendorong percepatan kedatangan turis asing sejak akhir pandemi (2022) ternyata malah menyebabkan banyaknya pelanggaran aturan yang mereka lakukan.
Berkendara tanpa mematuhi peraturan lalu lintas, berpakaian tidak sopan, tidak mengikuti tata tertib saat memasuki tempat ibadah, hingga melakukan keributan di berbagai tempat, adalah perilaku turis mancanegara yang kerap kita lihat belakangan ini.
Baca Juga: Karyawan di Sektor Padat Karya dengan Gaji hingga Rp10 Juta per Bulan Bebas Potongan PPh 21
“Ke depan ini kita akan mulai mengarah kepada pariwisata berkualitas, jadi tidak secara jumlah semata, tapi yang berkualitas yang dirancang melalui peraturan daerah itu tata kelola kepariwisataan,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster di Gianyar, Kamis (1/1/2026) lalu.
Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas, Pemprov Bali akan melakukan pemeriksaan tabungan: berapa jumlah tabungan tiga bulan terakhir yang dimiliki turis tersebut. Selain itu, berapa lama ia akan tinggal, dan aktivitas apa yang ingin dilakukan.
“Ini supaya terkontrol semua, seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain, dengan kebijakan negara lain seperti itu kita akan melakukan hal yang sama,” ujar Koster.
Jumlah saldo minimal
Tidak perlu heran dengan regulasi baru yang diterapkan oleh Pemprov Bali. Sudah banyak negara lain yang menetapkan bank statement (rekening koran) tiga bulan terakhir sebagai dokumen standar untuk menunjukkan bahwa kita mampu membiayai perjalanan ke negara tersebut.
Baca Juga: Izin Sakit, Karyawan Ini Malah Diminta Atasannya Mengirim 'Live Location' sebagai Bukti
Beberapa di antaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Schengen (Eropa), China, Turki, Australia, Inggris, dan Amerika Serikat. Jumlah tabungan minimal yang harus dimiliki berbeda-beda untuk setiap negara.
Misalnya, untuk wilayah Schengen, setidaknya kamu harus punya 50-100 euro per hari. Jadi kalau kamu mau liburan 10 hari, maka kamu harus punya 500 euro atau sekitar Rp9,8 juta.
Untuk mengajukan visa B2 ke Amerika, saldo di rekening kamu setidaknya harus 1500-5000 dollar, atau sekitar Rp25 juta-83 juta. Lalu untuk Australia, minimal 5000 AUD, atau sekitar Rp56 juta.
Sementara itu untuk visa C2 ke Jepang, saldo minimal yang harus dimiliki adalah 200 ribu yen (sekitar Rp20 juta). Untuk visa kunjungan ke Inggris, minimal 1000 poundsterling (sekitar Rp22 juta).
Artikel Terkait
Menjelang Ramadan 2026, Ada Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Indonesia
5 Kota Tujuan Digital Nomad Terbaik di Bulgaria, dari yang Paling Kosmo sampai yang Pas buat Slow Living
Film 'Kuyank' Digarap Seotentik Mungkin dengan Kalimantan, dari Musik, Cerita, hingga Bahasanya
The Trans Luxury Hotel Jakarta Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Ini Posisi yang Dibutuhkan
5 Minuman Ini Jangan Diminum Saat Perut Kosong ! Ini Alasannya
11 Strategi Praktis yang Bisa Kamu Terapkan untuk Membangun Batasan Kehidupan Kerja vs Pribadi yang Sehat
Panduan Asupan Nutrisi Pre-Run Berdasarkan Jarak Lari yang Wajib Kamu Ketahui