PejuangKantoran.com - Pasta termasuk makanan internasional yang disukai di Indonesia. Sebab, pasti merupakan sumber karbohidrat yang mudah dikombinasikan dengan bumbu dan bahan makanan Indonesia.
Namun, belum banyak yang tahu bahwa 25 Oktober diperingati sebagai Hari Pasta Sedunia. World Pasta Day diciptakan ketika 40 produsen pasta dari seluruh dunia berkumpul untuk Kongres Pasta Dunia di Roma, Italia, Oktober 1995.
Kongres Pasta Dunia membahas banyak hal, dari mendorong konsumen untuk mencoba pasta baru hingga memberikan informasi penting mengenai promosi makanan yang semakin populer ini.
Baca Juga: Biar Nggak Makin Gerah di Udara Panas, Hindari 5 Makanan Ini
Sejak itu, setiap bulan Oktober untuk memberikan penghormatan kepada salah satu makanan paling lezat dan serbaguna yang sudah dikenal manusia sejak tahun 5000 SM itu.
Betulkah pasta berasal dari China?
Pasta yang saat ini sudah bisa ditemukan dalam 600 bentuk, nama-namanya pun menggunakan kata dalam Bahasa Italia yang menggambarkan bentuk-bentuk tersebut.
Sebut saja spaghetti (tali), vermicelli (cacing kecil), rotini (spiral), fusilli (sumbu), tortellini (kue kecil), linguini (lidah kecil), conchiglie (cangkang kerang), fettuccine (pita kecil), penne (pena bulu), atau capellini (bulu halus).
Ditetapkannya Hari Pasta Sedunia ini menarik, karena ada beberapa fakta mengenai pasta yang ternyata tidak seperti yang kita bayangkan.
Misalnya, meskipun pasta sering disebut berasal dari Italia, tetapi China disebut-sebut sebagai penemu pasta.
Menurut legenda, spageti adalah turunan dari mi, berdasarkan premis bahwa bangsawan dan pedagang Venesia, Marco Polo, mengimpor mi panjang berbentuk cacing ke Italia dari China pada akhir tahun 1200-an.
Baca Juga: Haruskah Buah Dikonsumsi Saat Perut Kosong? Betulkah Buah Manis Bikin Gula Darah Naik?
Kemungkinan yang dimaksud adalah vermicelli, yang dalam versi China sering disebut sebagai bihun, yang terbuat dari tepung beras.
Namun, bagi banyak orang, menyebut China sebagai penemu pasta hanyalah mitos.
Sejarawan makanan Italia mengatakan budaya pasta sudah berkembang di wilayah Mediterania berabad-abad sebelum ia melakukan perjalanan ke timur, di kalangan orang Yunani kuno dan kemudian di antara orang Romawi.
Artikel Terkait
Irzan Faiq Kaget Tak Ada Listrik, Sinyal, dan Internet Saat Syuting Saranjana Kota Ghaib
Emak-Emak Blogger dari Gen X Disebut sebagai Awal Mula Menjamurnya Content Creator Saat Ini
Cara Menjawab Pertanyaan “Apa Kelemahan Terbesarmu?” dengan Jitu saat Wawancara Kerja
Oleh-oleh dari BIFF 2023! Watch It Burn, Film Terbaru Makbul Mubarak, Menang One Cool Award
Sekarang, Banyak Karyawan Muda Tidak Tertarik Jadi Manajer, Ternyata Ini Alasannya!
Cara Mengisi Jabatan Manajer yang Tidak Lagi Diminati Karyawan Muda