Ternyata, Ini Penyebab Kolesterol Tinggi di Usia Muda. Ini Cara Mengatasinya!

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 27 Juni 2023 | 11:00 WIB
Obat penurun kadar kolesterol tinggi dan tips mencegah kolesterol tinggi oleh Kementerian Kesehatan RI agar tetap sehat saat Idul Adha 2023. (Freepik @rawpixel.com)
Obat penurun kadar kolesterol tinggi dan tips mencegah kolesterol tinggi oleh Kementerian Kesehatan RI agar tetap sehat saat Idul Adha 2023. (Freepik @rawpixel.com)

PejuangKantoran.com - Kolesterol tinggi memang cenderung dikaitkan dengan penyakit orang yang sudah lebih tua. Namun, bukan berarti kamu yang masih berusia muda tidak bisa mengalaminya.

Karena berbagai alasan—termasuk faktor genetik, pola makan, dan berat badan, banyak remaja dan dewasa muda yang berusa 20-an tahun menderita penyakit kolesterol tinggi.

Meskipun tidak terlalu umum, tetapi sangat mungkin bagi orang-orang di usia muda untuk mengalami hiperlipidemia atau yang disebut juga hiperkolesterolemia). Ini adalah istilah medis untuk kondisi kolesterol tinggi.

Dampak tinggi kolesterol tinggi pada kesehatan sama sekali tidak mengenal umur. Lipid darah tinggi yang terjadi pada usia berapa pun, tetap dapat  meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Baca Juga: Bali Waspada Rabies, Ini Ciri-Ciri Hewan dan Manusia yang Terinfeksi Rabies

Apalagi menurut studi 2020, semakin muda seseorang memiliki kolesterol tinggi, maka semakin besar risiko penyakit kardiovaskular sepanjang hidup.

Menurut para peneliti, hal tersebut terjadi karena ada kerusakan arteri akibat kolesterol LDL (jahat) yang meningkat dan bersifat kumulatif.

Seberapa umum anak muda yang terkena kolesterol tinggi?

Faktanya, kolesterol tinggi pada terjadi pada orang dewasa muda lebih umum daripada yang diduga banyak orang.

Para peneliti dalam studi terbarumenentukan bahwa 26,3 juta orang dewasa muda di Amerika berusia 18 – 39 tahun memiliki kolesterol LDL (jahat) di ambang batas tinggi atau tinggi pada 2021.

Angka tersebut adalah 27% dari populasi pada usia itu.

Di Indonesia, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan pada 2018, ada 6,3 persen penduduk yang berusia 15 – 34 tahun dilaporkan menderita kolesterol tinggi.

Salah satu yang membuat hiperlipidemia berbahaya adalah tidak memiliki gejala apa pun. Jadi, satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kamu menderita penyakit ini atau tidak adalah dengan melakukan.

Baca Juga: Ikut Berkurban Hewan di Idul Adha 2023? Ingat, Jangan Lakukan 4 Larangan Ini!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Healthline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X