Bisa mendapatkan produk menstruasi gratis ternyata membuat 84,6% karyawan merasa tempat kerja mereka peduli terhadap mereka, demikian menurut Ruth Knight, peneliti dari Queensland University of Technology.
Selain itu, mengurangi kemungkinan mereka meninggalkan pekerjaan karena tidak mampu menahan nyeri haid.
Baca Juga: Peminat Program Djarum Beasiswa Plus Tahun 2024/2025 Masih Ditunggu hingga 30 Mei!
"Saya pernah mengalami menstruasi sampai menembus pakaian saya di tempat kerja, dan harus meninggalkan tempat kerja. Hal itu sangat menegangkan dan memalukan. Produk menstruasi gratis bisa memudahkan kita," ujar salah satu responden.
Hal ini tentu melegakan, tetapi juga menunjukkan bahwa produk yang mudah diakses saja tidak akan menghilangkan tabu dan mendukung tempat kerja yang inklusif terhadap menstruasi.
Daftar perusahaan yang mendukung inisiatif ini juga bisa bertambah jika kampanye seperti “Nowhere to Go” dari Serikat Pekerja Listrik dan Serikat Pekerja Ritel dan Makanan Cepat Saji “We're Bloody Essential” efektif.
Baca Juga: Boga Group Buka Lowongan Pekerjaan Buat Lansia Lincah, Kerja 4 Jam Sehari!
Artinya, mereka berhasil melobi lebih banyak perusahaan untuk mempertimbangkan kebutuhan menstruasi karyawan mereka.
Bagaimana dengan kantormu? Apakah kamu bisa meminta cuti haid jika sedang nyeri haid?