Waktu yang tepat dan alasannya
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk minum kopi selama menjalani puasa Ramadan ini? Melihat sejumlah fakta tersebut, kamu bisa mengatur ulang jadwal minum kopimu.
Jadwal minum kopi yang disarankan adalah sesudah berbuka puasa. Alasannya:
- Setelah berbuka puasa
Setelah berbuka puasa, perut kamu sudah terisi, sehingga lebih aman untuk lambung kamu. Ini mengingat efek kafein dalam kopi yang meningkatkan asam lambung.
Agar lebih aman lagi, pilih menu-menu makanan yang juga bisa mengurangi asam lambung, seperti pisang, sayuran hijau, yogurt, dan sebagainya.
Baca Juga: Kopi Ternyata Jadi Salah 'Makanan' bagi Bakteri Baik yang Membantu Kesehatan Usus
- Efek kafein mulai terasa
Efek kafein dalam kopi baru mulai terasa sekitar 30-60 menit setelah minum dan bisa bertahan 5 hingga 6 jam. Adzan maghrib, sebagai penanda boleh berbuka puasa, adalah sekitar jam 6 sore WIB.
Apabila kamu minum kopi antara jam 6 sore hingga jam 7 malam (antara Maghrib – Isya), maka efek kafein akan terasa mulai pukul 7 malam hingga 8 malam. Jika kemudian mata kamu terjag karena kafein, ini justru saat yang tepat karena kamu sedang menunaikan sholat Isya dan Tarawih.
Selain itu, efeknya makin berkurang saat jam waktu tidurmu sudah dimulai, yaitu sekitar pukul 9 malam hingga 10 malam. Dengan begitu, kamu tetap bisa tidur lebih awal sehingga durasi tidurmu tetap terjaga dan tidak telat bangun untuk sahur.
- Efek diuretik
Efek diuretik dari kafein bisa membuat kamu rentan deihidrasi. Jika kamu minum saat makan sahur, maka efek diuretic ini akan terasa saat kamu sedang berpuasa, di mana asupan cairan kamu berkurang dari biasanya. Jika ditambah dengan sering buang air kecil, maka risiko dehidrasi menjadi meningkat.
Selain minum di saat yang tepat, sebaiknya juga tetap membatasi asupan kopi dalam sehari. Asupan yang aman dalam per hari dalah makimal 400 mg per hari. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi kopi decafein atau kopi dengan kafein yang rendah.
Dan yang pasti, harus diimbangi dengan minum air putih yang banyak dan makan buah-buahan berkadar air banyak (misal, semangka, pir, jeruk) di waktu mulai buka puasa hingga sahur. Ini untuk menjaga hidrasi dalam tubuhmu terjaga baik.
Nah, silakan mencoba! ***