Diremehkan Itu Menyebalkan! Begini Cara Membela Diri Sendiri secara Cerdik di Tempat Kerja

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:52 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara membela diri jika kamu selalu diremehkan oleh rekan kerja? (Freepik/Yanalya)
Ilustrasi: Bagaimana cara membela diri jika kamu selalu diremehkan oleh rekan kerja? (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Tempat kerja seharusnya menjadi lingkungan di mana karyawan saling menghormati, memiliki komunikasi terbuka, dan memberikan perlakuan yang adil.

Sayangnya, nggak semua tempat kerja seperti itu. Kamu mungkin saja berurusan dengan bos yang menerapkan micromanagement, rekan kerja yang mengabaikan kamu, atau budaya kerja yang meremehkan kontribusi karyawannya.

Itulah sebabnya kamu harus bisa membela diri sendiri, tetapi bukan secara agresif. Kamu bisa menggunakan cara seperti ini:

Baca Juga: Mengapa Pilihan Nama 'Leo' Dianggap Sangat Pas untuk Paus Baru yang Memimpin Gereja Saat Ini?

1. Kenali nilai diri

Kamu harus percaya bahwa kamu pantas melakukan pekerjaan ini. Tunjukkan pencapaian, keterampilan, dan kontribusi pada perusahaan.

Kalau kamu secara konsisten memenuhi atau melampaui harapan atasan, ingatkan diri bahwa kamu sama berharganya dengan orang lain.

2. Tingkatkan keterampilan komunikasi

Ungkapkan pikiran, kebutuhan, dan kekhawatiran kamu dengan jelas dan percaya diri tanpa perlu meminta maaf. Lakukan beberapa teknik berikut:

• Gunakan pernyataan "Saya".
• Bersikap langsung dan hindari pembenaran yang berlebihan.
• Bicara dengan nada tenang.
• Manfaatkan bahasa tubuh.

Baca Juga: BRI Dukung Pendidikan di Daerah 3T, Bawa Teknologi ke Sekolah di Lombok Utara

3. Berani mengatakan “tidak” 

Mengatakan "tidak" menandakan bahwa kamu menghargai waktu, energi, dan prioritas diri. Selain itu, ini akan membantu orang lain belajar untuk menghormati kamu.

Kalau kamu nggak berani mengatakan tidak, kamu berisiko menerima pekerjaan lebih banyak sehingga menimbulkan kelelahan dan menurunkan kualitas pekerjaan.

Berani bilang "tidak" dapat membangun kepercayaan diri, mendapatkan rasa hormat, dan menciptakan ruang untuk pekerjaan yang benar-benar penting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Fast Company

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X