Penelitian Amy Edmondson tentang psychological safety menambahkan hal penting lainnya. Ketika orang merasa aman untuk bicara, bertanya, atau bahkan membuat kesalahan tanpa takut dipermalukan, kerja tim jadi lebih kolaboratif dan hasilnya lebih baik.
Sebaliknya, kalau suasana kerja terasa seperti ruang sidang, karyawan justru sibuk melindungi diri. Pertanyaan yang muncul pun bukan, “Apa ide terbaik untuk tim?” Melainkan, “Apakah saya sudah cukup baik? Apakah saya aman?”
Baca Juga: Promosi Bukan Hadiah, Ini Alasan Tidak Semua Karyawan Harus (dan Ingin) Jadi Manajer!
Jadi, apa yang bisa dipelajari?
Setiap karyawan tentu ingin dihargai, bukan sekadar diuji terus-menerus. Budaya kerja yang menumbuhkan rasa percaya dan aman bisa membuat orang lebih fokus pada kontribusi nyata, bukan pada laporan pembuktian.
Jadi, hasil akhirnya yang didapatkan bukan hanya karyawan yang lebih sehat secara mental, tetapi juga tim yang lebih kreatif, solid, dan produktif.
Artikel Terkait
Tujuan Gen Z Bekerja Itu Bukan Melulu Cari Jabatan Tinggi, tapi Gimana Hidup Seimbang di Dunia Kerja
Kamu Wajib Siap-Siap. Seleksi Karyawan dengan Metode Gamified Assessment Makin Banyak Dipakai
Film 'Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?' Jadi Comeback-nya Revalina S. Temat di Dunia Akting
Bukan Cuma ChatGPT, OpenAI Siapkan Gadget Pintar. Mulai dari Speaker ChatGPT hingga Pin AI!
Kementerian Kesehatan Buka Lowongan untuk Proyek SOPHI dan InPULS, Deadline 30 September 2025
Menkeu Purbaya Tegaskan Warga Taat Pajak Tak Akan Diganggu, tapi 200 Penunggak Pajak akan Ditindak
Budaya Kerja yang Bikin Kamu Dianggap Tidak Pernah Cukup dan saat Kamu Benar-Benar Dihargai