Kalimat seperti ini menunjukkan kamu sudah melakukan riset dan punya motivasi yang tulus.
- Fokus ke tiga hal utama
Surat lamaran tidak perlu panjang. Pilih tiga hal utama yang menggambarkan kelebihan kamu, misalnya kemampuan menulis, kolaborasi, dan berpikir kreatif.
Jelaskan singkat pengalaman yang membuktikan tiga hal itu. Dengan begitu, surat kamu tetap padat, tetapi bermakna.
Baca Juga: Referensi Profesional vs Referensi Personal, Mana yang Harus Kamu Cantumkan di Lamaran Kerja?
- Perhatikan tampilan dan ejaan
Gunakan font yang mudah dibaca seperti Arial atau Times New Roman ukuran 12. Pastikan tidak lebih dari satu halaman dan simpan dalam format PDF supaya tampilannya tetap rapi di semua perangkat.
Lalu, yang paling penting adalah jangan ada typo. Kesalahan kecil seperti salah ejaan nama perusahaan bisa langsung membuat surat kamu di-skip.
Jadi, surat lamaran yang bagus bukan soal template yang paling keren, tetapi soal bagaimana kamu bercerita tentang diri sendiri dengan cara yang jujur, personal, dan relevan.
Dengan begitu, kamu sudah selangkah lebih dekat menuju wawancara dan mungkin pekerjaan impian. ***
Artikel Terkait
Apakah Membuat Cover Letter Wajib Saat Melamar Pekerjaan?
10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Surat Lamaran Beasiswa yang Baik
Tak Salah Buat Surat Lamaran Kerja Pakai ChatGPT, Tapi HRD Tetap Butuh Ini dari Pelamar
Bergantung pada AI, Surat Lamaran Lulusan Baru Cenderung Plek-Ketiplek dengan Milik Kandidat Lain
Cara Menunjukkan Keterampilan Kamu Dalam Memecahkan Masalah Dalam Surat Lamaran dan Resume
Perusahaan Mulai Melarang Pelamar Gunakan AI untuk Membuat Lamaran Kerja. Jangan Kesal Dulu, Ternyata Ini Alasannya!