David Mulia
Baca Juga: GCI Diluncurkan, WNA yang Memiliki Ikatan Indonesia Kini Bisa Tinggal Permanen di Sini!
Contoh 3: Pengunduran diri karena kondisi keluarga
Subjek: Pengunduran Diri karena Alasan Keluarga
Yth. Bapak William,
Melalui email ini, saya ingin menyampaikan pengunduran diri saya dari posisi Koordinator Pemasaran di Bright Diamond Solutions, efektif mulai 1 Januari 2025. Ada kondisi keluarga yang membutuhkan perhatian saya sepenuhnya sehingga saya tidak bisa melanjutkan pekerjaan seperti biasa.
Terima kasih atas kesempatan dan pengalaman berharga selama tiga tahun terakhir. Mohon informasikan apabila ada hal yang bisa saya bantu selama proses transisi.
Hormat saya,
Emilia Sujadi
Dengan mengikuti contoh dan pedoman di atas, kamu dapat menyampaikan keputusan untuk mengundurkan diri secara sopan, jelas, dan tetap menjaga privasi terkait kondisi keluarga.
Apapun situasinya, pastikan saja kamu tetap profesional dan meninggalkan kesan baik di tempat kerja lama.
Artikel Terkait
Waspada, Iklan Lowongan Kerja Palsu di Asia-Pasifik , Terbesar di Indonesia. Begini 6 Ciri Lowongan Palsu!
Dari Transaksional ke Relasional, Ini Cara agar Permintaan Networking Kamu Lebih Banyak Direspons
Tulis Kemampuan Unik yang di CV, Ternyata Bisa Jadi Nilai Plus dan Pembeda dari Pelamar Lainnya
Always-On Work Culture Tak Selalu Menunjukkan Dedikasi, Namun Justru Berpotensi Menurunkan Produktivitas
Menurut Rekan Mainnya di Mission Impossible, Tom Cruise Punya Nasehat untuk Atasi Kecemasan Sosial
Hati-Hati, Ini 9 Tanda Rekan Kerja Diam-diam Ingin Merusak Reputasi Kamu di Tempat Kerja!
Lampu Merah Ketika Karyawan Kantor Didominasi Cenderung Takut Salah dan Saling Menyalahkan!
Berbagi Cerita dan Perasaan di Kantor Tidak Masalah, tapi Jangan Kebablasan. Ini Caranya!
Berhenti Kerja Karena Alasan Keluarga, Ini Tips Menulis Surat Resign yang Tetap Profesional
8 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan untuk Pindah-Pindah Kerja alias Job Hopping