Lakukan Ini Saat Lamaran Kerja Ditolak dan Mengubahnya Jadi Peluang Baru

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 30 Juni 2023 | 20:00 WIB
Ilustrasi: Kamu bisa mem-follow up lamaran kerja kamu jika memang sangat membutuhkan pekerjaan tersebut. (Freepik/Rawpixel.com)
Ilustrasi: Kamu bisa mem-follow up lamaran kerja kamu jika memang sangat membutuhkan pekerjaan tersebut. (Freepik/Rawpixel.com)

Jangan melamar pekerjaan berulang-ulang

Sebenarnya, tidak masalah jika kamu kembali di perusahaan yang sama. Namun, lebih baik tunda sebentar setelah lamaran kerja ditolak dan jangan langsung kembali mengirimkan banyak lamaran berulang kali.

Sebagian besar sistem secara otomatis menandai jika kamu telah melamar pekerjaan sebelumnya dan kemungkinan perekrut juga akan mengenali namamu. Ini bukan cara yang kamu inginkan untuk diingat.

Daripada seperti itu, manfaatkan hubungan saat ini dengan perekrut. Beritahu betapa kamu senang bertemu dengan mereka dan/atau timnya, serta katakan kamu menyukai perusahaan tersebut dan berharap akan ada kecocokan suatu hari nanti.

Gunakan penolakan ini sebagai keuntungan

Ketika kamu kembali melamar di perusahaan yang sama, kirimkan catatan kepada perekrut yang dulu mewawancaraimu untuk memberitahunya. Jangan lupa menulis:

  • Bagaimana kamu mengenal rekruiter, misalnya: “Tahun lalu kita berbicara saat saya melamar untuk jabatan pemasaran produk, tetapi saat itu tidak cocok”.
  • Apa yang telah kamu lakukan sejak terakhir kali berbicara dengannya.
  • Mengapa kamu menyukai jabatan yang saat ini sedang dibuka lowongannya.

Bahkan jika perekrut tidak langsung mengingatmu, email darimu bisa mengingatkannya tentang dirimu dan sangat membantu untuk menarik perhatiannya.

Baca Juga: Hukum Jual Beli Daging Kurban, Bolehkah Dijual Lagi?

Jangan lupa juga memberitahukannya perubahan yang kamu miliki, mungkin bergabung dengan bootcamp skill tertentu sehingga kamu melamar pekerjaan di bidang yang lain.

Manfaatkan koneksi yang sudah dibuat

Daripada berhubungan dengan banyak orang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, lebih baik manfaatkan orang-orang yang sudah kamu temui selama proses wawancara.

Salah satu keuntungan mengikuti wawancara kerja adalah kamu sekarang sudah memberikan kesan secara langsung dengan seseorang di perusahaan tertentu.

Para pewawancara ini mungkin memiliki ingatan samar tentang kamu atau, bahkan lebih baik lagi, memiliki catatan dari wawancaranya denganmu sehingga mereka bisa mengingat apa yang kamu bicarakan dan pendapatnya tentang dirimu.

Setelah ditolak, tanyakan apakah boleh kamu berhubungan dengannya di LinkedIn sehingga tetap bisa saling bertukar kabar. Lakukan hal yang sama untuk orang lain yang kamu temui selama proses wawancara.

Anda juga dapat mengirim koneksi LinkedIn tanpa bertanya, tetapi pastikan untuk menyertakan catatan bertuliskan, "Senang bertemu dengan Anda, saya ingin tetap berhubungan." (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Lifehacker.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X