Namun, dengan satu syarat utama, yaitu ada orang lain yang melanggarnya lebih dulu.
Baca Juga: Mantan HRD Google Sebut Ada Satu Hal yang Harus Dilakukan Setelah Melamar Pekerjaan
Jadi, misalkan si rekan kerja yang menyebalkan ini masih saja suka menyela pembicaraan rekan kerja lainnya, barulah kamu atau pemimpin rapat bisa melakukan hal yang sama.
Pastikan kamu melakukannya tanpa bersikap kasar. Misalnya, kamu bisa mengingatkan pada peserta rapat bahwa ada aturan “satu orang berbicara pada satu waktu untuk menangkap masukan semua orang”.
Selain itu, kamu juga bisa dengan sopan mengatakan, "Saya juga mau mendengar apa yang Anda sampaikan, tetapi sekarang biarkan [nama rekan kerja yang sedang bicara] menyampaikan pendapatnya terlebih dahulu, baru kita mendengar pendapat Anda."
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menetapkan batas waktu untuk setiap topik dalam agenda rapat.
Memiliki batasan waktu dapat membantu menjaga percakapan tetap pada jalurnya, dan memberikan alasan bagi penyelenggara rapat untuk memotong pembicaraan rekan kerja yang sering mendominasi pembicaraan.
Bicara secara langsung
Menurut penulis buku Reset: A Leader's Guide to Work in an Age of Upheaval itu, cara paling sederhana untuk menangani rekan kerja yang suka menyela pembicaraan adalah meminta seseorang untuk berbicara secara langsung dengannya.
Dia mungkin tidak menyadari telah sering melakukan hal yang menyebalkan itu, atau bahkan tidak sadar kalau sikapnya itu sangat mengganggu.
Jika kamu merasa nyaman melakukannya, langsung bicara dengannya. Namun, jangan membuat komentar yang bersifat pribadi atau mengubah pembicaraan menjadi serangan terhadap karakternya.
Baca Juga: Tak Hanya Karyawan yang Rugi, Perusahaan Juga Boncos Jika Terus Melakukan PHK Besar-besaran
Jika kamu merasa tidak nyaman, bicarakan dengan manajer sehingga dia bisa menghubungi manajer si penyela pembicaraan itu untuk berdiskusi.
Namun, sekali lagi, tekankan bahwa fokus pembicaraan adalah mengenai perilakunya dan dampaknya pada tim.
“Jika langkah-langkah ini tidak membantu, bicarakan dengan HR tentang apa yang kamu rasakan. Mereka dapat bekerja dengan manajer untuk menyusun rencana jika seorang karyawan mengganggu pekerjaan,” jelas Johnny.
Artikel Terkait
8 Departemen di Kantor yang Bisa Menerima Karyawan Disabilitas Secara Full Time
Rawon Jadi Sup Terenak di Dunia versi TasteAtlas, Kalahkan Tonkotsu Ramen dari Jepang
Royal Abis! Taylor Swift Bagikan Bonus 55 Juta Dollar ke Semua Pendukung Tur Konsernya
Cara Ngecek Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 58, Begini Alur Penyambungan Rekening!
Ini Besaran Bantuan Program Kartu Prakerja Gelombang 58, Kapan Bantuan Bisa Dicairkan?
Belajar dari Jungkook BTS yang Tak Sengaja Beritahu Akun TikTok Pribadinya