Sebagai seorang pendiri teknologi, ia melihat pendiri Apple tersebut sebagai inspirasi kepemimpinan.
Faktanya, Steve dikenal sebagai pemimpin yang suka mengumpulkan 100 karyawan terbaiknya setiap tahun untuk melakukan pertemuan rahasia selama tiga hari dalam rangka menyusun strategi masa depan perusahaan.
Brian bahkan juga melakukannya di Airbnb. Ia menyebutnya dengan “The Roadmap Review” atau "Tinjauan Peta Jalan".
Ini adalah rencana strategis selama dua tahun berjalan yang diperbarui setiap enam bulan oleh 80 hingga 100 karyawan yang dipilihnya sendiri. Sebagian besar dari mereka adalah pemimpin senior.
Namun, Brian menolak untuk menyebutkan nama karyawan favoritnya di Airbnb karena ada "banyak." Namun, ia mengatakan bahwa karyawan favoritnya adalah mereka yang selalu dikiriminya chat secara teratur.
Baca Juga: 5 Tips Menghadapi Performance Review dengan Atasan, agar Tetap Pede Meski Feedback Kamu Negatif
Bisa menjadi jebakan yang merugikan
Menurut sebagian besar penelitian tentang favoritisme karyawan, disebutkan bahwa cara ini bisa seperti jebakan.
Sebuah studi dari The Ohio State University menunjukkan bahwa CEO yang memiliki karyawan favorit dapat merusak budaya tempat kerja dan melahirkan perpecahan.
Namun, studi lain yang diterbitkan dalam “Journal of Organizational Behavior” menemukan bahwa ketika atasan menunjukkan pilih kasih kepada satu karyawan ini bisa memberikan manfaat.
Di dalam tim atau perusahaan akan tercipta standar yang lebih tinggi sehingga memotivasi karyawan lain untuk belajar dan meningkatkannya.
Brian percaya bahwa selama ada proses yang adil dan transparan, maka pilih kasih pada karyawan bisa menjadi cara yang adil. (Elga Windasari)