Lalu, kamu perlu membuat komitmen yang kuat untuk mengubah budaya kerja yang toxic yang terjadi selama ini.
Karena karyawan kemungkinan tidak akan cukup mempercayai kamu untuk mengungkapkan masalah terbesar perusahaan, maka kamu harus membangun kepercayaan dengan berempati terhadap cara pandang karyawan.
Bersikaplah reseptif dan jangan defensif
Penting untuk bisa menerima feedback apa pun yang kamu terima. Mungkin sulit untuk didengarkan dan solusi untuk masalah karyawan tersebut juga mungkin sulit untuk diterapkan.
Baca Juga: 10 Alasan Banyak Karyawan Resign dalam Waktu Bersamaan, Gaji Rendah Bukan Satu-satunya!
Namun, jika kamu tidak berubah, maka perusahaan akan kehilangan lebih banyak karyawan daripada yang kamu butuhkan.
Tahan godaan untuk bersikap defensif karena atasan yang bersikap seperti ini sulit mengakui bahwa mereka perlu melakukan perbaikan pada budaya kerja dalam perusahaan.
Dampaknya, pola disfungsional yang dibenci karyawan akan terus berlanjut.
Terakhir saat karyawan telah mengatakan semua yang ingin dia katakan, ajukan satu pertanyaan lagi kepadanya. Dengan begitu, karyawan akan merasa kamu benar-benar mendengarkan semua perkataannya. (Elga Windasari)