kubikel

Terkadang Feedback Hanya Berisi Ungkapan Perasaan Pribadi dari Atasan. Bisakah Menolaknya?

Kamis, 24 Juli 2025 | 10:15 WIB
Ilustrasi: Terkadang, umpan balik hanya berisi penilaian pribadi. Bisakah menolak feedback dari atasan? (Freepik/Rawpixel)

Pendapat yang terlalu subjektif, apalagi tanpa bukti atau data yang jelas, sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai masukan.

Menolak feedback seperti ini bukan berarti menutup diri dari koreksi, melainkan bagian dari menjaga kesehatan mental dan profesionalisme.

Tidak semua kritik harus dibalas dengan perbaikan. Ada kalanya, memilih diam dan fokus pada kerja yang dilakukan dengan baik adalah langkah yang paling bijak.

Cara menolak feedback dengan profesional

Saat menerima umpan balik yang hanya didasarkan pada asumsi, karyawan berhak untuk menolak atau meminta klarifikasi dengan penjelasan atau contoh yang konkret.

Baca Juga: Lowongan Kerja IKEA Family Leader Khusus buat yang Berpengalaman di Program Loyalitas Pelanggan

Kamu bisa menyampaikan seperti ini, "Bolehkah Bapak/Ibu berikan contoh spesifik kapan saya terlihat kurang termotivasi? Saya merasa selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pekerjaan saya. Mungkin ada kesalahpahaman?"

Jika terasa terlalu menyerang pribadi, arahkan kembali pada konteks pekerjaan dan cara kerja secara objektif.

Bila kritik disampaikan di saat suasana sedang panas atau tergesa-gesa, ajukan permintaan untuk membahasnya ulang di waktu yang lebih tenang.

Ini bisa membantu menjaga emosi tetap stabil dan memastikan diskusi berjalan dengan sehat.
Menolak feedback bukan berarti menolak berkembang, tetapi menunjukkan bahwa tidak semua kritik layak diberi ruang.

Halaman:

Tags

Terkini