- Konsep RLHF (reward model, preference ranking).
- Perbedaan annotation, labeling, dan ranking.
- Cara membuat dataset berkualitas tinggi.
Latihan Praktis
- Membuat ranking 2–4 respons AI dari terbaik hingga terburuk serta alasannya.
- Buat dataset kecil (50–100 contoh) berisi:
- instruksi;
- respons baik;
- respons buruk;
- perbaikan;
Bulan 3: Kualitas Jawaban yang Aman (Safety dan Moderation)
Tujuan: mampu menilai konten berisiko dengan akurat.
Yang Dipelajari
- Kebijakan konten (safety guidelines), termasuk:
- kekerasan;
- SARA;
- politis;
- medis;
- hukum;
- manipulasi, penipuan.
- Cara memastikan AI menjawab dengan aman tetapi tetap membantu.
Baca Juga: Ingin Berkarir di Industri Robotika? Kenali Perbedaan Robotika dan Artificial Intelligence!
Latihan Praktis
- Label 50 contoh konten sebagai:
- allowed;
- borderline;
- Tulis versi jawaban AI yang aman untuk 10 skenario berisiko.
Bulan 4: Instruction Design dan Structured Task
Tujuan: mampu membuat instruksi (prompt) yang tidak ambigu.
Yang Dipelajari
- Teknik membuat instruksi jelas:
- constraints;
- style guide;
- step-by-step format.
- Membuat task design untuk model.
Latihan Praktis
- Buat 20 instruksi terstruktur untuk berbagai domain:
- pendidikan;
- legal;
- kesehatan;
- customer service.
- Tulis output “jawaban ideal” sebagai referensi model.
Baca Juga: 7 Keterampilan dan Latar Belakang Profesi yang Dibutuhkan untuk Bisa Menjadi AI Trainer
Bulan 5: Multidomain Knowledge plus Fact-checking
Tujuan: melatih kemampuan generalist seperti LLM.
Yang Dipelajari