Selain itu, ada banyak faktor sederhana dapat meningkatkan performa tanpa menambah jam kerja, seperti:
- Ruang kerja yang nyaman;
- Rekan kerja suportif dan atasan yang empati;
- Lingkungan kerja sehat;
- Penghargaan atas usaha;
- Mendengarkan musik saat bekerja;
- Perjalanan ke kantor yang tidak melelahkan;
- Pembagian tugas rumah tangga yang adil.
Faktor-faktor inilah yang bisa menjaga energi, fokus, dan mood kamu.
Baca Juga: 6 Kunci Menjaga Semangat dan Kebahagiaan di Dunia Kerja, Bukan Hanya Karena Gaji yang Tinggi
Apa yang bisa dipelajari dari Jepang?
Jepang dulu dikenal dengan budaya kerja ekstrem. Namun, kini banyak perusahaan mencoba pola kerja yang lebih manusiawi.
Microsoft Jepang, misalnya, yang melakukan eksperimen keseimbangan kerja-hidup atau work-life balance dan hasilnya mengejutkan, yaitu karyawan lebih bahagia dan lebih produktif.
Ini membuktikan bahwa cara kerja jauh lebih penting daripada lamanya bekerja. Apalagi kerja terus-menerus tanpa istirahat dapat memicu penyakit jantung, hipertensi, gangguan pencernaan, obesitas, serta depresi dan mudah marah.
Bahkan, kamu juga mungkin akan merasa jauh dari keluarga dan kehilangan motivasi.
Pada akhirnya, meski uang memang penting, tetapi kesehatan, kebahagiaan, dan hubungan dengan orang terdekat jauh lebih berharga. Kamu tidak harus bekerja sampai batas kemampuan hanya demi membuktikan diri.
Terkadang, yang paling kamu butuhkan hanyalah istirahat, ritme kerja sehat, dan lingkungan yang menghargai manusia. ***