Spotify Bakal Hapus Login Pakai Username Akhir Tahun Ini, Lalu Bagaimana Cara Masuk ke Aplikasi?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi: Spotify juga membahas soal bagaimana kebiasaan anak-anak Gen Z dalam mendengarkan musik. (Freepik)
Ilustrasi: Spotify juga membahas soal bagaimana kebiasaan anak-anak Gen Z dalam mendengarkan musik. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Selama ini kita harus menghafal username untuk aplikasi di handphone kita. Makin banyak aplikasi yang kita instal di handphone, makin banyak username yang harus kita hafal. Nah, sekarang ada kabar penting buat kamu pengguna Spotify.

Mulai akhir tahun ini, platform streaming musik tersebut bakal menghapus pilihan untuk login menggunakan username. Jadi, ke depannya kita semua wajib memakai alamat email atau akun media sosial untuk masuk ke aplikasi.

Perubahan ini dijadwalkan akan mulai berlaku pada 1 September 2026 nanti. Spotify tidak mengumumkan perubahan ini melalui blog atau forumnya, melainkan melalui email resmi yang dikirim ke para pelanggannya.

Baca Juga: 7 Manfaat One-on-One Meeting Jika Rutin Dilakukan dengan Atasan di Tempat Kerja

Dalam email tersebut, Spotify menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar proses login ke akun jadi lebih ringkas. Isi pengumuman di emailnya kira-kira begini:

"Kami sedang mengubah cara Anda masuk ke Spotify. Mulai 1 September 2026, Anda tidak bisa lagi masuk menggunakan username. Sebagai gantinya, Anda bisa masuk menggunakan email Anda."

Kalau kamu mau ganti ke email lain yang lebih aktif, Spotify juga sudah menyediakan pilihan untuk mengubahnya langsung lewat menu pengaturan akun (account settings).

Pendengar paling loyal di Spotify

Pengumuman mengenai ganti cara login ini muncul hanya beberapa hari setelah Spotify merilis laporan menarik bertajuk Culture Next. Isinya membahas soal kebiasaan anak-anak Gen Z dalam mendengarkan musik, cara mereka nge-fans sama musisi, sampai bagaimana mereka bikin sebuah genre baru jadi ikutan viral.

Data dari Spotify menunjukkan bahwa Gen Z saat ini menyumbang sekitar 35% dari total seluruh pendengar mereka. Bukan hanya itu, rata-rata anak Gen Z bisa menghabiskan waktu sampai dua jam sehari cuma untuk streaming lagu atau podcast.

Baca Juga: Mengenal One on One Meeting, Apa yang Perlu Dibahas dan Seberapa Sering Harus Dilakukan?

Hal ini bikin mereka dinobatkan sebagai salah satu kelompok pendengar paling loyal, aktif dan interaktif di platform tersebut.

Uniknya, meski anak muda sering dicap sebagai kaum yang gampang bosan dan cuma ikutan tren sesaat, data riil dari Spotify justru berkata sebaliknya.

Anak-anak usia sekolah menengah ternyata jadi kelompok fans yang paling setia. Bayangkan saja, satu dari setiap delapan lagu yang mereka putar itu pasti berasal dari daftar 20 musisi teratas yang paling mereka sukai.

"Berbanding terbalik dengan reputasi mereka yang sering dianggap plin-plan atau gampang berubah, Gen Z sebenarnya tumbuh menjadi generasi yang makin setia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: 9to5Google, Routenote.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X