PejuangKantoran.com - Pemerintah kembali membuka penawaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel terbaru, yaitu ORI028, mulai 29 September sampai 23 Oktober 2025.
Masa penawarannya berlangsung selama 25 hari, jadi masih banyak waktu buat kamu yang ingin investasi aman tapi tetap cuan.
Bagi kamu yang belum tahu, ORI028 adalah Obligasi Negara Ritel, yaitu surat utang yang diterbitkan pemerintah dan bisa dibeli oleh individu. ORI termasuk instrumen investasi yang aman karena 100% dijamin negara.
Baca Juga: IKEA Punya Toko Virtual di Roblox, Bisa Berperan Jadi Pegawai dan Dibayar dengan Uang Betulan
Tahun ini, ORI028 menjadi SBN Ritel ke-6 yang dirilis pemerintah di 2025.
Mengapa ORI028 menarik?
Berikut beberapa keunggulannya:
• Bisa diperjualbelikan (tradable) setelah lewat masa minimum holding period. Jadi, kalau butuh dana darurat, bisa dijual lagi ke investor lain.
• Kupon tetap (fixed coupon) sampai jatuh tempo, tidak ikut turun seperti bunga deposito.
• Sangat aman karena dijamin pemerintah.
Dengan karakteristik ini, ORI028 cocok buat kamu yang mencari investasi pasive income bulanan, tetapi dengan risiko rendah.
Pilihan tenor dan jadwal ORI028
Baca Juga: Jakarta Film Week 2025 Hadirkan Program Khusus agar Anak Juga Makin Cinta Film Indonesia
1. Pilihan ORI28
• ORI028T3, tenor 3 tahun, jatuh tempo 15 Oktober 2028
• ORI028T6, tenor 6 tahun, jatuh tempo 15 Oktober 2031
2. Jadwal penting ORI028
• Masa Penawaran: 29 September – 23 Oktober 2025
• Penetapan: 27 Oktober 2025
• Setelmen: 29 Oktober 2025
• Pembayaran kupon pertama: 15 Desember 2025 (long coupon)
• Minimum Holding Period: 1 kali pembayaran kupon, baru bisa dijual mulai 16 Desember 2025
Artikel Terkait
Bagi Anak Baru di Kantor, Kamu Sebaiknya Waspada Dalam Bergaul dengan Orang-Orang Berikut Ini!
Tak Perlu Canggung, Begini Cara Profesional Meminta Referensi Kerja dari Mentor atau Klien
Tawaran Kerja Dicabut Mendadak? Jangan Panik, Begini Cara Menghadapinya!
Ketika “Perusahaan Impian” Berubah Haluan, Mengapa Karyawan Merasa Dikhianati?
Sudah Dapat Offering Letter, Kok Malah Dibatalkan? Ternyata Ada 5 Hal yang Jadi Penyebabnya!
Gaji Karyawan Tak akan Dipotong 3 Persen untuk Tapera usai MK Batalkan Undang-undangnya
IDI dan PERSAGI Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis