Kampanye Bijak Garam, Upaya Mengurangi Konsumsi Garam demi Jantung Sehat

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 29 September 2023 | 18:54 WIB
Ilustrasi: Ikan laut memang sehat. Tetapi jika diolah sebagai makanan kalengan, kadar natriumnya jadi melonjak tinggi. (Freepik)
Ilustrasi: Ikan laut memang sehat. Tetapi jika diolah sebagai makanan kalengan, kadar natriumnya jadi melonjak tinggi. (Freepik)

PejuangKantoran.com – Menjaga kesehatan jantung masih menjadi kampanye masif pada peringatan Hari Jantung Sedunia yang diadakan setiap 29 September.

Indonesia melalui Yayasan Jantung Indonesia (YJI) pada 2023 juga memviralkan kembali pesan pentingnya menjaga kesehatan jantung kepada khalayak.

"Penyakit jantung kan masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia dan di Indonesia," ucap Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin, saat jumpa pers di Hutan Kota by Plataran Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Baca Juga: Peringatan buat Kaum Rebahan: Kebiasaan Mager Bisa Membunuhmu lewat Serangan Jantung!

Penyakit jantung yang dimaksud Esti antara lain penyakit jantung koroner, gagal jantung, serangan jantung/sindrom koroner akut, kelainan irama jantung, atau kematian mendadak.

Menurut data WHO, penyakit jantung koroner dan stroke masih menyumbang 16% dari penyebab kematian.

Pada 2020, sekitar 20 juta orang di dunia meninggal karena jantung dan stroke. Angka ini diprediksi akan meningkat menjadi 24,2 juta orang pada tahun 2030.

"Hipertensi juga menjadi penyebab penyakit jantung," tambah Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Seluruh Indonesia (Perki), dr. Oktavia Lilyasari SpJP(K) dalam acara yang sama.

Perbandingan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018, lanjut Oktavia, menunjukkan kenaikan jumlah pengidap penyakit jantung.

Angkanya merambat naik dari posisi 0,5 persen ke 1,5 persen.

Baca Juga: Jangan Dulu Cap Buruk Glutamat, Sebelum Kenalan Lebih Dekat

Bijak garam

Pemicu penyakit jantung, beber Esti, adalah pola makan tak sehat, kurang berolahraga, stres, hingga konsumsi rokok dan alkohol. Namun, faktor-faktor penyebab penyakit jantung tersebut bisa dikendalikan.

Salah satu pemicu pola makan kurang sehat adalah konsumsi garam yang berlebihan. Asupan garam natrium yang berlebih pada tubuh manusia lama-lama membangkitkan penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Tentang asupan garam pada makanan, masyarakat perlu tahu konsumsi garam yang aman

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X