Haruskah Buah Dikonsumsi Saat Perut Kosong? Betulkah Buah Manis Bikin Gula Darah Naik?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 15 Oktober 2023 | 11:03 WIB
Ilustrasi: Betulkah buah harus dimakan saat perut kosong? (Freepik)
Ilustrasi: Betulkah buah harus dimakan saat perut kosong? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Sebuah artikel yang dimuat di jurnal Nutrients pada September 2020 mengangkat topik bagaimana urutan konsumsi makanan berprotein, lemak, serat, dan karbohidrat akan memengaruhi hormon dan gula darah setelah dikonsumsi.

Hal ini berangkat dari penelitian awal bahwa penderita diabetes merasakan respons glukosa darah yang lebih stabil setelah makan, jika mereka mengonsumsi protein, lemak, dan serat sebelum mengonsumsi karbohidrat.

Hasil penelitian tersebut lantas menyimpulkan, buah sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, alias sebelum mengonsumsi karbohidrat.

Baca Juga: Fitur Skin Test dalam Kanal LazBeauty Bantu Konsumen Memilih Produk Kecantikan Sesuai Jenis Kulit

Meskipun secara penelitian hal ini benar, tetapi menurut Lauren Manaker MS, RD, LD, ahli diet terdaftar, temuan ini tidak selalu sesuai dalam kehidupan nyata.

Manaker mengatakan, ia justru menganjurkan para penderita diabetes makan buah-buahan dan karbohidrat lain setelah sayuran, protein dan lemak untuk membantu mengendalikan glukosa darah.

“Namun, saya tidak menjadikannya sebagai aturan yang tegas, karena ada aspek lain dari pola makan seseorang yang jauh lebih penting untuk diperhatikan ketika mendukung gula darah yang sehat.

“Terutama dibandingkan dengan urutan makanan yang kita makan, seperti memastikan karbohidrat tidak dimakan tanpa tambahan protein atau lemak,” tambah pemilik Nutrition Now Counseling di Charleston, South Carolina Manaker, ini.

Dengan kata lain, hasil setiap individu berbeda-beda, jadi terlalu dini untuk mengatakan apakah buah sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong.

Baik untuk diet

Mengonsumsi buah-buahan saat makan juga disebut menyebabkan laju pencernaan melambat dan makanan terurai di perut.

Selain itu, ada juga klaim bahwa makanan yang tidak tercerna menyebabkan gangguan pencernaan, sakit perut, dan segudang penyakit lainnya.

Baca Juga: Kenali Beda SPF 30 dan SPF 50, dan Jangan Pelit Saat Mengoleskan Sunscreen pada Kulit

Hal ini ditepis oleh Yap Wei Ming Louis, ahli gizi dari Mount Elizabeth Hospital, Singapura. Menurutnya, meskipun serat dalam buah-buahan dapat memperlambat pelepasan makanan dari perut kamu, klaim tersebut tidak benar.

“Memang benar, buah-buahan memperlambat laju lambung Anda memasukkan makanan ke dalam usus kecil, namun buah-buahan tidak memperlambat pencernaan di dalam lambung,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Mount Elizabeth Hospital, Eating Well

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X