Jangan Sembarangan Minum Kopi Untuk Produktivitas Kerja. Berikut Alasan dan Batasannya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 23 Juni 2025 | 12:25 WIB
Batasi konsumsi kopi untuk prduktivitas bekerja dengan hal-hal tertentu. (Google Gemini)
Batasi konsumsi kopi untuk prduktivitas bekerja dengan hal-hal tertentu. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.comKonsumsi kopi di Indonesia meningkat cukup signifikan. Dari data yang disajikan di web site aeki-aice.org (web site AEKI, Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia atau AICE, Association of Indonesia Coffee Exporters and Industries), konsumsi domestic di Indonesia mencapayi 1,8 kilogram per kapita pada tahun 2023 dari 1,0 kilogram pada tahun 2013.

Kenaikan ini tak lepas dari gaya hidup minum kopi yang meningkat pesat di Indonesia, inovasi produk, dan dukungan teknologi. Walaupun, angka ini masih jauh jika dibandingkan dengan konsumsi kopi domestik di negara-negara penghasil kopi lainnya.

Salah satu gaya hidup minum kopi adalah, terkait sekali dengan kehidupan kerja. Banyak yang merasa “wajib” minum kopi sebagai booster dalam bekerja.

Dari hasil riset yang dilakukan oleh John Hopkins University, seperti yang disampaikan dalam web site-nya, jhu.edu, menyimpulkan bahwa kafein bukan hanya memberi energi/peningkatan perhatian ringan, tetapi juga memperkuat konsolidasi memori.

Namun ternyata kamu tidak bisa sembarangan minum kopi dengan alasan sebagai booster untuk bekerja. Ada sejumlah saran dalam mengonsumsi kopi dari berbagai lembaga. Misal, EFSA (European Food Safety Authority) dalam EFSA Journal tahun 2015 memberikan rekomendasi batasan maksimal jumlah kopi yang diminum dalam sehari.

Lalu, Harvard T.H. Chan School of Public Health dalam arikel Coffe and Health-nya menjelaskan manfaat kopi dalam jumlah sedang dan eeknya jika berlebihan.

 Baca Juga: Kenapa Kopimu Bisa Jadi Tidak Sehat: 8 Bahan yang Harus Dihindari saat Minum Kopi

Kopi Untuk Produktivitas Kerja

Berikut ini panduan minum kopi untuk produktivitas kerja. Tujuan dari minum kopi adalah untuk menjaga energi dan fokus saat bekerja, meningkatkan kreativitas dan konsentrasi, serta menghindari efek lelah.sakit kepala di sore hari.

Waktu untuk minum kopi yang ideal:

  • 08:30-10:30: Tujuannya untuk mengawali hari kerja, membantu fokus awal kerja. Lakukan setelah sarapan dan hindari perut kosong.
  • 13:00-14:30: Tujuannya untuk mencegah “kantuk siang hari” sehingga tetap prduktif. Lakukan setelah makan siang, dan sebaiknya tidak manis.
  • Di atas 15:00: Hindari minum kopi, agar tidak mengganggu tidur malam.

Catatan: Hindari minum kopi di jam-jam pertama setelah bangun, karena hormon kortisol tubuh sedang tinggi secara alami. Hormon kortisol ini diproduksi oleh kelnjar adrenalin yang membantu bangun tidur lebih waspada serta mengatur energi, tekanan darah, dan metabolisme, terutama 30-45 menit setelah bangun.

Baca Juga: Saat Orang Kantoran Tak Lagi Nyaman Ngopi-ngopi

Jenis kopi yang disarankan adalah kopi hitam, disarankan tanpa gula. Arabika punya cita rasa yang lebih ringan, manis alami, dan asam klorogenatnya lebih seimbang sehingga lebh ramah untuk lambung.

Selain itu, kandungan kafeinnya lebih rendah daripada robusta sehingga memberikan stimulasi yang lebih stabil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, jhu.edu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X