Sementara asisten pribadi seringnya memiliki lebih banyak tanggung jawab yang berkaitan dengan mengurus kehidupan pribadi atasan. Misalnya, mengatur jadwal dan merawat anak-anaknya.
Namun, sekretaris juga dapat melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan urusan pribadi bos, seperti mengatur akomodasi untuk keperluan liburan atau merencanakan pesta ulang tahun.
Baca Juga: Aplikasi Appsensi, Solusi Tepat untuk Kelola Absensi Karyawan
Perbedaan lainnya adalah, sekretaris biasanya lebih banyak bekerja dengan teknologi daripada asisten pribadi. Ini karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu di tempat kerja untuk mengetik, mengirim email, dan sebagainya.
Lalu, asisten pribadi biasanya harus bisa bepergian dengan atasan sehingga harus memiliki paspor dan bersedia bepergian dalam waktu singkat.
Berbeda dengan sekretaris yang tidak perlu melakukan perjalanan dinas, tetapi perlu menghadiri pertemuan atau acara di luar kantor.
2. Persyaratan pekerjaan
Sebagian besar pekerjaan asisten pribadi dan sekretaris bisa dilamar oleh lulusan sekolah menengah atas (SMA).
Namun, saat ini banyak perusahaan atau perorangan yang memilih kandidat dengan gelar sarjana. Baik dari jurusan sekretaris atau bidang administrasi bisnis, bahkan teknologi perkantoran.
Banyak asisten pribadi dan sekretaris juga menerima pelatihan di tempat kerja untuk mempelajari program perangkat lunak tertentu atau keterampilan lain yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.
Baca Juga: Lewat Berbalas Kejam, Reza Rahadian Raih Piala Citra-nya yang Ke-5 di Festival Film Indonesia 2023
3. Lingkungan kerja
Asisten pribadi bekerja di berbagai lingkungan, tergantung pada kebutuhan atasan. Mereka mungkin bepergian dengan klien ke berbagai lokasi dan menghadiri pertemuan atau acara bersamanya.
Artinya, asisten pribadi memiliki jadwal kerja yang tidak teratur dan bisa bekerja dalam waktu lama bila diperlukan.
Sementara sekretaris biasanya bekerja di lingkungan kantor selama delapan jam per hari, lima hari per minggu. Mereka berada di lingkungan profesional yang mengharuskan untuk berpakaian profesional dan mematuhi kebijakan perusahaan.
Artikel Terkait
Virtual Assistant, Pekerjaan Remote yang Lagi Diminati. Simak Cara Kerjanya!
Mengenal Profesi Ahli Psikologi Forensik yang Jadi Saksi Ahli Kasus Ferdy Sambo-Putri Candrawathi
Data Scientist dan Data Analyst, Dua Profesi yang Lagi Banyak Dicari (Berapa Kisaran Gajinya?)
Jangan Keliru, Ini Beda HRD dengan Talent Management dan Talent Acquisition
Perbedaan Antara Talent Management dan Talent Acquisition, Ini Tugas dan Manfaatnya!
Compensation and Benefits Tak Harus Bernilai Finansial, tapi Bikin Karyawan Merasa Dihargai
Apa Saja Komponen Compensation and Benefits, Baik yang Finansial Maupun Nonfinansial?
7 Tugas dan Tanggung Jawab Manager Comben di Unit Compensation and Benefit Divisi HR