Grogi atau Buru-buru? Ini Kesalahan Saat Presentasi Virtual yang Paling Sering Dilakukan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 22 November 2024 | 09:14 WIB
Ilustrasi: Jika presentasi virtual kamu hanya dihadiri hanya beberapa audiens, kamu bisa melakukannya sambil duduk. (Freepik/Tono Diaz)
Ilustrasi: Jika presentasi virtual kamu hanya dihadiri hanya beberapa audiens, kamu bisa melakukannya sambil duduk. (Freepik/Tono Diaz)

PejuangKantoran.com - Meski sama-sama presentasi, tetapi melakukannya secara virtual sama sekali berbeda dengan presentasi tatap muka secara langsung.

Sebenarnya, presentasi virtual malah lebih sulit karena tanpa berada langsung di depan audiens, kamu tetap harus bisa memengaruhi, memberikan dampak, mengesankan, bahkan membuat mereka membuat keputusan.

Jadi, meski tidak tampil langsung di depan rekan kerja atau klien, tetapi kamu tetap harus berlatih sebelum melakukannya. Yang penting, jangan melakukan kesalahan saat presentasi virtual seperti ini:

Baca Juga: Pencairan Dana Transaksi Penjualan Bisa 4 Kali Sehari di BRIMerchant, Arus Kas Tetap Stabil

1. Mengabaikan pentingnya awal pertemuan

Presentasi dan rapat online seringkali dilakukan secara berurutan. Ini membuat audiens terkadang sulit membedakan tiap presentasi yang dilakukan.

Jadi, tunjukkan kalau presentasi ini berbeda dengan yang sebelumnya dengan cara membuat pembukaan yang menarik, provokatif, atau menggelitik sehingga memicu minat audiens untuk mendengarkan.

2. Tidak melibatkan audiens

Presentasi virtual membuat audiens terlihat dalam kotak-kotak kecil, dan bahkan tidak bersuara. Berbeda dengan sesi tatap muka yang membuat kamu bisa melihat mereka secara langsung.

Jaga agar audiens tetap terlibat dengan apa yang dibicarakan, meskipun secara online. Caranya adalah dengan menyertakan momen interaktif yang mendorong umpan balik langsung dari mereka.

Baca Juga: Tetapkan Batasan Sehat di Tempat Kerja saat Liburan, agar Kamu Bisa Cuti dengan Tenang

3. Membiarkan slide jadi pusat perhatian

Ketika harus melakukan share screen, slide pasti akan mendominasi layar. Sementara wajah kamu akan mengecil di sudut layar.

Jika slide yang mendominasi layar terjadi sepanjang share screen, kamu akan kehilangan kesempatan untuk terhubung lebih dalam dengan audiens.

Untuk mengatasinya, jangan terus-terusan membiarkan slide mendominasi layar. Secara bergantian, wajah kamu harus kembali di layar untuk menjelaskannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X