6 Kalimat Atasan yang Menandakan Tidak Kompeten Jadi Pemimpin, Suka Lepas Tanggung Jawab!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 2 Desember 2024 | 18:05 WIB
Perhatikan kata-kata yang menunjukkan bahwa pimpinan sebenarnya tidak kompeten. (Freepik)
Perhatikan kata-kata yang menunjukkan bahwa pimpinan sebenarnya tidak kompeten. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Lingkungan kerja yang sehat sangat dipengaruhi oleh seberapa baik seorang atasan. Oleh karena itu memiliki atasan yang tidak kompeten bisa menciptakan suasana yang toxic dan penuh ketidaknyamanan.

Di Amerika Serikat, 82% pekerja mengatakan bahwa mereka siap berhenti bekerja hanya karena atasan yang buruk. 

Sayangnya, atasan yang kurang kompeten ini seringkali tidak menyadari bahwa mereka yang menjadi sebab penambah stres berlebihan dalam tim.

Baca Juga: Desa Batuan Sukawati, Destinasi Desa Wisata di Gianyar Bali dengan Potensi di Bidang Kesenian

Walaupun pintar menyembunyikan kekurangan dengan berbagai cara, ada beberapa kalimat khas yang sering diucapkan oleh atasan yang tidak kompeten yang bisa menjadi petunjuk.

"Coba kamu berpikir kreatif, dong!"

Frasa ini sering muncul ketika ada karyawan yang meminta bantuan atau dukungan, tetapi atasan hanya menyarankan untuk lebih "kreatif".

Padahal, ini artinya dia tidak tahu solusi yang tepat dan memilih untuk melepas tanggung jawab.

 

Baca Juga: Bukan Hanya Karyawan yang Harus Mengusahakan Work-Life Balance, tapi juga Atasan

Ini bukanlah contoh atasan yang baik karena seorang pemimpin seharusnya siap memberikan dukungan, bukan hanya menyuruh bawahannya mencari solusi sendiri.

"Ya, mau bagaimana lagi?"

Terkadang, saat bawahan melaporkan masalah atau memberikan saran, atasan hanya menjawab dengan kalimat ini atau berbicara dengan nada yang merendahkan.

Tanggapan seperti ini tidak menyelesaikan masalah dan malah membuat atasan terkesan tidak serius memperbaiki situasi di mata karyawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X