Gunakan “Gagang Pintu” untuk Cari Bahan Obrolan atau Buka Pembicaraan. Bagaimana Caranya?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 9 Maret 2025 | 12:05 WIB
Dengan "gagang pintu" dalam sebuah percakapan akan membuat aktivitas ini lebih menarik dan bermanfaat. (Dmytro Sheremeta)
Dengan "gagang pintu" dalam sebuah percakapan akan membuat aktivitas ini lebih menarik dan bermanfaat. (Dmytro Sheremeta)
  • ″... mengantar keponakan ke turnamen bola voli. Kami di sana selama seharian, saya nggak bercanda.”
  • ″... belajar membuat roti bersama ibu saya.” 
  • ″... menyelesaikan buku yang sudah lama saya beli dan belum sempat dibaca.”
  • ″... nggak sengaja main game online baru hingga pukul 04.00 pagi.” 
  • ″... pergi ke pasar petani pada hari Minggu dan membeli beberapa kentang biru yang lucu.”

Apa pun jawaban kamu, dengarkan respon rekan kerja, dan pilih gagang pintu yang diberikan. Jadi, ini seperti melempar bola bolak-balik.

Namun, pada kenyataannya, lawan bicara kamu mungkin tidak akan selalu merespons dengan gagang pintu. Dia mungkin hanya akan menjawab “oh” atau “keren”.

Tidak apa-apa. Kamu bisa membiarkan obrolan tersebut selesai atau mencobanya lagi. Jangan memaksakan diri untuk melanjutkan pembicaraan yang tak perlu dilanjutkan. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: CNBC, Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X