Gambarkan Diri Kamu Dengan 3 Langkah Berikut Ini Saat Ditanya Tentang Motivasi Saat Wawancara Kerja

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 19 April 2025 | 11:12 WIB
Gambarkan diri kamu dengan 3 langkah ini ketika rekruter tanya soal motvasi. (Freepik)
Gambarkan diri kamu dengan 3 langkah ini ketika rekruter tanya soal motvasi. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara kerja adalah mengenai motivasi. Misalnya, “Apa yang paling memotivasi kamu?” atau “Bagian apa yang paling menyenangkan dari posisi kamu sebelumnya?”

Ini bisa dibilang pertanyaan tricky karena tidak ada jawaban benar atau salah. Hanya ada jawaban yang sesuai atau tidak dengan kandidat yang dicari oleh perusahaan.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan jawaban terbaik saat menjawab pertanyaan tentang motivasi ini.

Langkah 1: Ambil beberapa kata kunci dari deskripsi pekerjaan

Deskripsi pekerjaan yang dituliskan oleh perusahaan saat membuat lowongan kerja sangat penting.

Jika digunakan dengan benar, ini memiliki jawaban atas setiap pertanyaan yang diberikan rekruter. Kamu hanya perlu menyesuaikan jawabannya untuk diri sendiri. 

Tulis atau cetak deskripsi pekerjaan agar kamu bisa mencatat dan menandainya, serta menyoroti beberapa kata kunci yang menurut kamu bisa menjadi motivator.

Baca Juga: Garam dan Merica serta Gelas Kosong Ternyata Bisa Jadi Penilaian Saat Wawancara Kerja, Seperti Ini Caranya!

Misalnya saja, “kemampuan untuk melakukan banyak tugas secara efektif” atau ”kerja sama tim yang kuat”. 

Jika deskripsi pekerjaan mencantumkan “kerja sama tim yang kuat dan kolaboratif” sebagai persyaratan, maka sorot kalimat tersebut. 

Jadi, karena deskripsi pekerjaan menekankan kolaborasi, maka kamu bisa mengembangkannya menjadi seberapa besar kamu menikmati dan menemukan motivasi dengan bekerja sebagai bagian dari tim.

Langkah 2: Pikirkan hari kerja terbaik kamu

Kamu pasti pernah mengalami hari buruk di tempat kerja, tetapi tentu saja juga hari-hari terbaik. Pejamkan mata dan pikirkan tentang hari itu.

Misalnya saat kamu menerima umpan balik yang luar biasa dari atasan atau ulasan yang luar biasa dari klien. Bisa juga saat kamu menyelesaikan proyek yang telah lama dikerjakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X