PejuangKantoran.com - Punya sosok jenius seperti Steve Jobs atau Elon Musk memang keren. Namun, yang tidak boleh dilupakan adalah mereka bisa sukses karena dikelilingi tim solid.
Produk revolusioner, aplikasi super, atau roket ke Mars hanya bisa lahir dari kumpulan orang yang saling percaya dan bisa bekerja sama.
Jadi, sekadar mengumpulkan orang di ruangan yang sama belum cukup. Tim sejati adalah ketika “1 + 1” bisa jadi “10” karena semua anggota saling melengkapi.
Berikut ada tujuh kebiasaan tim yang kuat dan bisa bekerja dengan efektif. Apakah tim kamu sudah memilikinya?
1. Bangun rasa aman untuk berbicara
Kalau rekan kerja atau atasan suka nyinyir, siapa pun akan malas buka suara. Jadi, pastikan semua orang merasa aman ketika berbagi ide atau mengakui kesalahan.
Caranya mudah. Misalnya, jangan langsung menebak ide yang diberikan orang, tetapi dengarkan dulu. Lalu, ketika ada yang salah, fokus pada solusi, bukan mencari kambing hitam.
Jika rasa aman tercipta, maka aliran ide akan mengalir deras.
Baca Juga: Yuk, Jadikan Hobi Kamu Cuan! Tapi Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Dulu 9 Langkah Ini
2. Biasakan komunikasi langsung
Tim yang kuat jarang bekerja sendiri-sendiri. Mereka akan terus mengobrol agar semua orang paham progress dan prioritas masing-masing.
Hasilnya? Produk akhir terasa menyatu, bukan sepotong‑sepotong.
3. Kolaborasi tiada henti
Jika komunikasi sudah bagus, pastikan untuk terus berkolaborasi. Jadi, jika ada satu orang keteteran, anggota lain sigap membantu.
Artikel Terkait
Pola Makan Washoku ala Jepang Ternyata Membantu Menurunkan Depresi di Kalangan Pekerja
5 Jebakan Metode Cash Stuffing yang Harus Diwaspadai, Salah Satunya Godaan untuk Pinjam Uang
Usia Pensiun di Perusahaan Swasta Boleh Berbeda, Asalkan Sah menurut Pemerintah
Ini Alasan Ringgo Agus Rahman Mau Kembali Berperan sebagai Bapak di Film 'Panggil Aku Ayah'
ASN Boleh Masuk Siang ke Kantor supaya Bisa Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah
Kabar Gembira, WNI yang Sudah 2 Kali ke Negara Uni Eropa, Sekarang Bisa Ajukan Visa Schengen Multi-Entry, Ini Penjelasannya!
Pemimpin Muda Tak Hanya Pengguna Namun Jadi Penggerak AI Karena Mmebantu Pekerjaan Mereka Lebih Mudah!