- Batas work-life balance yang kabur
Kalau kantor menuntut kamu siap 24/7, tidak ada privasi, dan menganggap kerja lembur sebagai tanda loyalitas, sindrom penipu kamu bisa semakin parah.
Orang yang mengalaminya biasanya susah menetapkan batas, sulit istirahat, dan lupa merawat diri.
Mengapa ini bisa terjadi?
Budaya kerja seperti ini bukan kebetulan. Sering kali, sistemnya memang sengaja dibuat untuk memeras produktivitas karyawan tanpa terlalu peduli pada kesehatan mental mereka.
Fokus utamanya adalah keuntungan, bukan manusia di dalamnya. Jadi, kalau kamu merasa terjebak di lingkungan seperti ini dan imposter syndrome kamu makin parah, itu bukan salah kamu.
Karena lingkungan kerja memiliki peran besar dalam keseluruhan hidup kamu, cobalah untuk mencari tempat yang lebih sehat, yang bisa menjadi langkah penting untuk melindungi diri kamu. ***
Artikel Terkait
Hati-hati, Orang yang Perfeksionis Cenderung Mudah Mengalami Burnout!
Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!
Mengetahui Budaya Kerja Perusahaan Saat Wawancara Kerja Membantu Kamu Yakin dengan Pilihanmu
Maunya Sempurna, tapi Jadi Perfeksionis Malah Bikin Kamu Menunda-nunda Pekerjaan. Jangan Ya Dek Ya!
7 Hal yang Perlu Kamu Ketahui soal Budaya Kerja di Singapura (dan Butuh Banyak Adaptasi)
5 Tipe Pekerja yang Paling Diuntungkan dengan Pelacakan Work-life Balance
Peraturan dan Undang-Undang Yang Memayungi Terjaminnya Work-Life Balance di Tempat Kerja