PejuangKantoran.com - Pekerjaan sampingan atau part time sebagai virtual assistant sedang diminati banget. Virtual assistant pada dasarnya asisten pribadi yang membantu menyelesaikan tugas-tugas penting secara remote.
Sebagai asisten virtual, kamu tidak perlu datang ke kantor si pemberi kerja. Bahkan, kamu mungkin hanya perlu bekerja beberapa jam saja dalam sehari, tetapi rutin. Oleh karena hanya bekerja beberapa jam, kamu bisa menjadi VA untuk beberapa perusahaan yang berbeda.
Seperti apa pekerjaan seorang VA?
Baca Juga: Cara Memulai Pekerjaan Sampingan sebagai Virtual Assistant untuk Penghasilan Tambahan
Kalau si pemberi kerja bisa menjelaskan cara melakukan sesuatu dalam dokumen, video, atau panggilan telepon, sebagai asisten virtual kamu bisa menangani tugas tersebut sehingga meringankan beban kerja atasan kamu.
Tetapi, jangan keliru memahami tugas virtual assistant ya. Banyak yang mengira tugas VA terbatas pada pekerjaan administrasi dasar seperti menjawab email atau menjadwalkan janji temu.
Asisten virtual saat ini adalah seorang spesialis. Ada VA yang merupakan pakar Google Ads bersertifikat, ada pula yang copywriter, dan ada yang mampu membangun seluruh marketing funnel dari awal.
Cakupan tugas yang bisa mereka tangani sudah berkembang pesat. Sifat tugasnya tergantung dengan siapa kamu bekerja.
Misalnya, jika kamu bekerja untuk fotografer profesional, kamu bisa membantu menjadwalkan sesi pemotretan dan mengedit foto yang dihasilkan. Namun tugas-tugas ini tergantung juga pada kesepakatan kamu dan pemberi kerja.
Baca Juga: Virtual Assistant, Pekerjaan Remote yang Lagi Diminati. Simak Cara Kerjanya!
Tugas asisten virtual pada dasarnya terbagi dalam tiga kategori utama:
Tugas rutin. Aktivitas ini dilakukan berulang, yang mungkin akan memakan waktu dan menyita waktu kamu. Jenis tugasnya antara lain manajemen email, data entry, posting media sosial, pembuatan faktur, dan lain sebagainya. Tugas-tugas ini penting tetapi tidak memerlukan keterampilan khusus.
Tugas terampil: Tugas-tugas ini membutuhkan keahlian khusus, tetapi bukan keahlian kamu yang spesifik. Misalnya penulisan konten, desain grafis, optimasi SEO, pembukuan, layanan pelanggan, dan lain-lain.
Artikel Terkait
3 Hal yang Membedakan 'Agak Laen: Menyala Pantiku!' dengan Film Pertama, Boris Bokir Jadi Fokus Utama
Supaya Kamu Lebih Tenang Saat Stres, Ikuti Panduan Latihan Membangun Emotional Resilience Ini!
Siapa Mau Jadi Anak Buah Menkeu Purbaya? Kemenkeu Buka Lowongan untuk 2.100 Orang Tahun Ini!
Lagi Jadi Tren, Ini Keuntungan dan Kerugian Bekerja sebagai Private Staff Para Miliarder
Employee Value Preposition Penting Bagi Perusahaan. Siapa Saja yang Bertanggung Jawab atas Hal Ini di Perusahaan?
Ini yang Kamu Cari: Paket Internet yang Nggak Bakal Hangus, Kuota Bulanannya Bisa Diakumulasi!
Di JAFF, Penonton Bisa Menikmati Film-Film Indonesia Terbaru sebelum Tayang Resmi Di Bioskop