PejuangKantoran.com - Di masa ketika banyak perusahaan dilanda PHK massal, adanya kegiatan outing di kantor tentu harus banget disyukuri. Outing menjadi momen di mana kita bisa santai nongkrong bareng teman-teman kantor tanpa memikirkan pekerjaan.
Terkadang, budaya outing ini tidak dilakukan dalam skala besar dengan cara ke luar kota bareng. Cukup dengan makan bareng atau ngopi rame-rame sepulang kerja.
Namun saat ini pun, budaya nongkrong ini juga mulai berubah. Berdasarkan survei terbaru dari perusahaan kartu kredit Capital on Tap terhadap 2.000 karyawan, cara kita berinteraksi satu sama lain di tempat kerja kini jadi lebih fleksibel dan inklusif. Artinya, gimana caranya supaya bisa ngobrol santai tanpa tekanan.
Baca Juga: Cerita Seru di Balik Pembuatan 'Ghost In The Cell', Aming Nyaris Larut dalam Karakter Tokek
Nggak perlu heboh
Dari survei tersebut terungkap, acara kumpul karyawan yang skalanya kecil justru lebih disukai. Sekitar 15,9% responden memilih ngopi bareng atau makan siang bareng tim sebagai outlet sosial terbaik. Kenapa?
Karena suasananya lebih low-pressure. Kita nggak perlu dandan heboh atau menyiapkan energi ekstra seperti kalau mau ke acara kantor yang lebih formal.
Selain itu, acara di siang hari (15,3%) dan acara yang ramah keluarga (14,7%) juga makin populer. Ini masuk akal banget. Karyawan sekarang lebih menghargai waktu yang bisa selaras dengan jadwal kerja dan kehidupan pribadi mereka.
Jadi, nggak ada lagi cerita harus pulang telat hanya demi urusan kumpul karyawan di kantor.
Salah satu temuan lain yang paling menonjol adalah berkurangnya minat pada acara minum-minum. Lebih dari seperlima karyawan (22,5%) menempatkan bar atau sebagai jenis acara yang paling tidak mereka sukai.
Baca Juga: Hati-hati, Selama Kontrak Belum Ditandatangani, Perusahaan Bisa Membatalkan Penawaran Kerja
Sekitar satu dari tiga orang bahkan mengaku bakal lebih rajin ikut acara kantor kalau temanya bukan soal minum-minum.
Bisa jadi ini karena pergeseran budaya hidup sehat, atau mungkin karena harga segelas minuman yang makin mahal. Ditambah lagi dengan tren ke gym yang makin menjamur, orang jadi berpikir dua kali untuk begadang sambil minum.
Beda generasi, beda selera
Tren ini makin kuat kalau kita melihat Gen Z. Hanya sebagian kecil dari mereka yang menyukai acara di pub. Saat merayakan pencapaian besar pun, mereka lebih suka jika tidak ada sajian alkohol. Mereka lebih fokus pada pengalaman sosial yang lebih sehat.
Artikel Terkait
Masih Suka Menyimpan Ini di Dompet? Bisa Berisiko Tanpa Disadari
Tanpa ART? Peralatan Ini Bisa Jadi “Asisten” Baru di Rumah Saat Ritme Kembali Sibuk
Starbucks Gunakan Percakapan ChatGPT untuk Membantu Konsumen Mendapat Rekomendasi Minuman
1 dari 5 Karyawan Ternyata Overqualified, tapi Dilakukan Sukarela karena Berbagai Alasan
31% Orang Berharap Kenaikan Gaji Bisa Membantu Mengatasi Masalah Keuangan, Padahal....
6 Kebohongan yang Sering Diungkapkan Pasien saat Konsultasi ke Dokter, Akibatnya Bahaya Banget!
Nggak Cuma Jual Kenangan, Begini Cara Edward Tirtanata Membawa Kopi Lokal Jadi Unicorn