PejuangKantoran.com - Penggunaan AI di tempat kerja yang semakin masif membuat banyak karyawan cemas pekerjaan mereka akan digantikan AI. Ditambah lagi, banyak komentar dari bos teknologi yang bikin kita deg-degan.
Ada yang bilang AI bakal menggantikan pekerjaan-pekerjaan seperti programmer, keuangan, sampai pengacara dalam waktu singkat. Tapi, CEO Airbnb Brian Chesky punya sudut pandang yang sedikit berbeda.
Menurutnya, risiko terbesarnya bukan teknologinya itu sendiri. Masalah utamanya justru kalau kita keras kepala dan menolak untuk berkembang bersama teknologi tersebut. Dengan kata lain, denial bahwa pergeseran ini memang nyata.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Generasi Baby Boomer Suka Mikir Gen Z Susah Diajak Kerja Sama
Karena itu, Chesky blak-blakan menyebutkan ada dua tipe orang yang nggak bakal "selamat" di era AI ini. Siapa saja mereka?
Dua tipe orang yang terancam digantikan AI
Chesky menjelaskan di sebuah podcast bahwa dunia kerja sedang berubah total. Kalau kamu termasuk dalam kategori berikut, sudah saatnya kamu waspada:
• Manajer yang cuma ngurus orang. Ini adalah bos yang kerjanya hanya rapat, melakukan sesi curhat (one-on-one), tapi tidak paham teknis pekerjaan timnya. Di masa depan, manajer seperti ini dianggap tidak punya nilai lagi.
• Orang yang sulit menerima perubahan. Mereka yang tidak mau belajar hal baru, malas beradaptasi, dan merasa cara lama adalah yang terbaik.
"Saya tidak berpikir people manager akan punya nilai di masa depan. Kita tidak bisa lagi hanya menjadi manajer yang jadi terapis buat karyawan, cuma rapat sana-sini, dan sekadar cek ombak," seru peringkat ke-290 orang terkaya di dunia versi Forbes ini.
Lalu, bagaimana caranya supaya tetap relevan?
Baca Juga: Mengenal Individual Contributor, Peran untuk yang Tidak Ingin Bertanggungjawab Mengelola Tim
Mentalitas untuk tumbuh
Kuncinya adalah menjadi Manager IC (Individual Contributor). Artinya, seorang atasan tidak boleh cuma ngasih-ngasih perintah. Mereka harus terjun langsung ke pekerjaan itu sendiri. Mereka harus tetap nyambung dengan produk atau layanan yang dihasilkan perusahaan.
Brian Chesky mencontohkan Jony Ive (mantan bos desain Apple) sebagai figur yang pas. Jony bisa membangun hubungan baik dengan tim, tapi dia juga sangat ahli dan terlibat langsung dalam detail desain produknya.
Artikel Terkait
Hampir 90% Perempuan Resign dari Perusahaan Teknologi dalam 10 Tahun setelah Bergabung
Delegasi Uni Eropa di Indonesia Buka Lowongan Kerja Sekretaris, Gaji Mulai Rp18,5 Juta
Berapa Kali Sebaiknya Mengunyah Makanan? Ternyata Bukan Sekadar 32 Kali
Wisma Jerman Surabaya Buka Lowongan Kerja untuk Staf Divisi Program dan Budaya
Nggak Cuma Mampu Berpikir Kritis, Akuntan Juga Harus Kreatif dan Punya Rasa Ingin Tahu yang Tinggi
3 Skill Akuntan yang Makin Perlu Dimiliki, Salah Satunya Kreativitas dalam Problem Solving
Film "Shaka On Shaka" Hadirkan Kisah Cinta Rocker dan Fansnya dengan Nuansa Konser Musik