Pencari Kerja Gen Z Merasa Tidak Perlu Gelar Sarjana untuk Sukses dalam Karier

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 20 Maret 2023 | 16:32 WIB
Ilustrasi: Para pekerja Gen Z tidak merasa butuh gelar sarjana agar sukses dalam karier. (Freepik/Lifestyle Memory)
Ilustrasi: Para pekerja Gen Z tidak merasa butuh gelar sarjana agar sukses dalam karier. (Freepik/Lifestyle Memory)

Antara tahun 2011 dan 2021, daftar pekerjaan yang mensyaratkan gelar di perusahaan itu turun dari 95% menjadi kurang dari 50%.

CEO IBM pada saat itu, Ginni Rometty, mengatakan kepada Fortune bahwa karyawan yang tidak punya gelar sarjana memiliki kinerja yang sama baiknya dengan pekerja yang bergelar PhD.

Dulu, manajer perekrutan akan selalu menilai pelamar berdasarkan riwayat pekerjaan, silsilah, atau jaringan mereka, kata CEO LinkedIn Ryan Roslansky. Sekarang, gelar tidak harus menjadi indikator utama dari semua potensi seseorang.

Baca Juga: Cara Gen Z Menginvestasikan Uang yang Bikin Mereka Mendapatkan Keuntungan Langsung

“Ketika pasar tenaga kerja bergerak lebih cepat, kita benar-benar perlu memikirkan sesuatu untuk difokuskan, dan jalur alternatif, fleksibel, dan dapat diakses itu benar-benar akan didasarkan pada keterampilan.” kata Roslansky.

Buat Gen Z yang berbasis di AS, ini kabar baik. Bahkan 36% di antaranya memberi tahu Fiverr, kemampuan membangun keterampilan di pekerjaan baru menjadi faktor utama saat mereka mencari pekerjaan.

Dengan asumsi, tentunya, mereka belum seluruhnya kehilangan minat untuk pekerjaan 9 to 5.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Fortune

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X