- Layar gawai
Cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel, tablet, laptop, dan layar TV bisa menekan produksi melatonin di malam hari. Seperti kamu tahu melatonin adalah zat kimia yang diproduksi tubuh kamu yang menyebabkan rasa kantuk.
Stop menggunaan perangkat apa pun 2 jam sebelum tidur. Atau bisa juga kamu mencoba untuk mengenakan kacamata pemblokir cahaya biru di malam hari.
- COVID-19
Kesulitan tidur adalah gejala umum COVID. Hal ini mungkin disebabkan oleh faktor-faktor seperti stres atau respons autoimun terhadap virus.
Baca Juga: Cara Mengatur Pola Tidur Saat Bekerja Shift Malam, agar Kamu Tidak Perlu Utang Tidur
- Gangguan tidur lainnya
Tidur mengorok dan sindrom kaki gelisah juga dapat mengganggu tidur malam hari, yang kemudian menyebabkan kantuk di siang hari.
- Pola makan
Pada tahun 2019, para peneliti mengamati rasa kantuk yang berlebihan di siang hari dan pola makan. Mereka menyimpulkan bahwa perubahan pola makan dapat membantu penderita gangguan tidur.
High-fat diet (HFD) menyebabkan fase tidur REM berkurang, sehingga lebih banyak tidur nyenyak. HFD adalah mengonsumsi setidak 30% dari total kalori itu berasal dari lemak jenuh dan tak jenuh.
Dalam jangka pendek, mengonsumsi karbohidrat yang tinggi menyebabkan lebih sering mengalami tidur REM, lebih sedikit tidur nyenyak, dan tertidur lebih cepat.
Dalam jangka panjang, makan malam dengan tinggi protein bisa mengurangi rasa kantuk di siang hari.
***
Artikel Terkait
Suka Mengantuk Tiap Pukul 15.00? Ini Trik untuk Mengatasi Rasa Lelah dan Meningkatkan Konsentrasi!
Merasa Tak Bahagia dan Cemas saat Bangun Pagi? Bisa Jadi Gara-gara Salah Tidur
6 Cara Mengatasi Computer Vision Syndrome, Biar Mata Enggak Lelah
Yuk Tidur Nyenyak Malam Ini, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Tidur Pulas dan Berkualitas
Kalau Bisa Tidur di Kantor, Harus Punya Bantal Dua Arah Ini Biar Tidur Berkualitas
5 Trik Melakukan Power Nap Di kantor Agar Efektif Membuatmu Bugar Kembali
Lelah Jiwa Dan Ragamu Karena Pekerjaan? Berikut Ini Saran Untuk Mengisi Ulang Jiwa Dan Ragamu!