Jangan Lakukan Diet Yoyo Karena Ini Diet Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Fisik dan Mental Kamu!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 21 Januari 2025 | 15:55 WIB
Jangan lakukan diet yo-yo, berbahaya! (Kamran Aydinov)
Jangan lakukan diet yo-yo, berbahaya! (Kamran Aydinov)

Pejuangkantoran.com – Pernahkah kamu mengalami hal seperti, merasa berat badanmu berlebihan, lalu kamu menjalani program diet dengan membatasi makan. Setelah beberapa saat menjalani program ini, berat badan kamu turun cukup signifikan.

Merasa berat badan kamu sudah ideal, kamu stop menjalani program diet. Sesudah tidak menjalani, berat badan kamu naik lagi. Kamu lalu menjalani program diet lagi. Dan ini berulang dan berulang lagi.

Ini adalah yoyo dieting atau diet yoyo, yaitu pola makan di mana seseorang membatasi dietnya untuk makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan.

Setelah berat badannya turun, ia menghentikan dietnya, dan menyebabkan berat badannya naik lagi (dan seringkali lebih).

Kemudian ia memulai periode pembatasan makan baru untuk menurunkan berat badan lagi,

 Baca Juga: Godaan Makanan Viral: Masihkan Bisa Diet Sehat?

Diet yang tidak sehat

Diet yoyo ternyata tidak sehat dan berbahaya bagi tubuh. Diet yoyo dapat meningkatkan persentase lemak tubuh, memperlambat metabolisme, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit yang mematikan.

Menurut Melissa Hoover, MS, RDN, LD, ahli diet berlisensi dalam laman piedmont.org, ketika berat badan turun dan naik kembali dengan cepat, berat badan yang naik kembali bukanlah jaringan otot namun jaringan lemak.

“Ini dapat meningkatkan persentase lemak tubuh secara keseluruhan dari waktu ke waktu,” jelas Hoover.

Menurut Melissa, kesalahan umum yang terjadi pada orang yang menjalani diet yoyo adalah mereka hanya berfokus pada asupan makanan.

“Mereka tidak membangun kebiasaan olah raga yang membantu menjaga jaringan otot yang penting. Hal ini pada akhirnya menyebabkan hilangnya massa otot dan kekuatan tubuh,” ungkap Melissa.

Kehilangan massa otot dapat memengaruhi laju metabolisme saat istirahat dan membuatnya semakin sulit untuk mempertahankan berat badan yang sehat dalam jangka panjang.

Tak hanya itu, Melissa juga mewanti-wanti bahwa diet yoyo dan kenaikan berat badan ini juga meningkatkan risiko terkena penyakit termasuk perlemakan hati, diabetes, dan penyakit jantung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Piedmont.org, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X