bugar

Jangan Sepelekan Prediabetes Karena Sering Tak Ketahuan. Waspadai Hal-Hal Berikut Ini!

Selasa, 25 Maret 2025 | 10:25 WIB
Kurangi risiko prediabetes dengan berolah raga secara rutin dan teratur. (Latte Pancake)

Menurut penjelasan di laman web site merckgroup.com, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko prediabetes dan harus diwaspadai
yaitu:

  • Kegemukan;
  • Berusia 45 tahun ke atas;
  • Punya keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2;
  • Riwayat diabetes gestasional (diabetes selama kehamilan) atau melahirkan bayi dengan berat >4 kg;
  • Mengidap polycystic ovary syndrome (PCOS).

Baca Juga: Awas, Ini 8 Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Terkena Diabetes Tipe 2

Selain itu ada gejala prediabetes yang mungkin sama dengan gejala penderita diabetes tipe 2, yaitu, pandangan yang blur, kelelahan, sering buang air kecil, sering merasa lapar dan haus.

Oleh karena itu, sebaiknya setiap individu perlu melakukan cek gula darah secara rutin untuk mewaspadai tanda-tanda prediabetes.

 Apa yang harus dilakukan?

Ketika, misal, didiagnosa mengalami prediabetes, apa yang harus dilakukan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, kamu disarankan untuk menurunkan berat badan dengan olahraga jika berat badan kamu berlebih.

Disarankan untuk menurunkan berat badan antara 5 hingga 10 persen dari berat badan kamu. Dan ini bisa mengurangi risiko dari prediabetes meningkat ke diabetes tipe 2.

Frekuensi olah raga yang disarankan oleh The American Diabetes Association, setidaknya dilakukan 150 menit seminggu, atau 30 menit setiap hari selama 5 hari dalam seminggu. Kamu bisa berjalan kaki, naik sepeda, atau berenang.

Selain itu, kamu wajib mengubah pola makan dengan diet yang bergizi seimbang. Dan jangan lupa, kelola stres kamu, karena stres akan memicu pelepasan hormon kortisol dan epinefrin yang meningkatka gula darah dan mengganggu sensivitas insulin.

Jadi, waspada terhadap prediabetes itu wajib! *** 

Halaman:

Tags

Terkini