- Asam mefenamat;
- Ibuprofen;
Bahaya: Obat-obat ini menghambat aliran darah ke ginjal. Pada pemakaian rutin atau pada usia lanjut, kerusakan ginjal bisa permanen.
- Gula darah tidak terkontrol
Dalam hal ini termasuk:
- Diabetes yang “tidak terasa”;
- Prediabetes yang diabaikan.
Fakta penting: Diabetes adalah penyebab nomor satu gagal ginjal di Indonesia dan dunia.
- Menahan buang air kecil terlalu sering
Risiko:
- Infeksi saluran kemih berulang;
- Tekanan balik ke ginjal;
- Kerusakan ginjal bertahap.
- Merokok
Merokok bisa meberikan efek ke ginjal:
- Menyempitkan pembuluh darah;
- Mengurangi suplai oksigen;
- Mempercepat kerusakan ginjal, terutama bila ada diabetes/hipertensi.
Baca Juga: Waspadai 15 Gejala Gagal Ginjal Berikut Ini Yang Bisa Jadi Tidak Kamu Sadari
- Konsumsi jamu dan suplemen sembarangan
Ada risiko tersembunyi jika kita mengonsumsi jamu atau suplemen secara sembarangan:
- Logam berat;
- Zat kimia tidak terlabel;
- Dosis mineral berlebihan.
Ginjal harus menyaring semua zat ini dan menyebabkan overload toksik.
- Kurang tidur dan stres kronik
Dampak tidak langsung dari kurang tidur dan stres kronik tapi signifikan:
- Tekanan darah naik;
- Gula darah naik;
- Inflamasi sistemik meningkat.
Semua ini mempercepat kerusakan ginjal.
- Tidak pernah cek tekanan darah dan urin
Masalah utama: Gagal ginjal stadium awal yang tidak menimbulkan nyeri. Banyak pasien baru tahu saat fungsi ginjal sudah <20%.
- Pola makan ekstrem tinggi protein tanpa pengawasan
- Diet tinggi protein jangka panjang;
- Tanpa cek fungsi ginjal.
Catatan: Berbahaya bila sudah ada penurunan fungsi ginjal meski belum bergejala.
- Kebiasaan minum alkohol
Alkohol dapat bersifat nefrotoksik (dapat merusak ginjal), melalui beberapa mekanisme, seperti:
- Mengurangi aliran darah ke ginjal;
- Meningkatkan tekanan darah;
- Meningkatkan produksi radikal bebas yang dapat merusak jaringan ginjal;
- Mengubah keseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Kesimpulan kunci
Gagal ginjal bukan akibat satu kebiasaan buruk, tetapi hasil dari kebiasaan kecil yang salah dan dilakukan terus-menerus selama bertahun-tahun. ***