5 Ciri-ciri Musuh Dalam Selimut di Kantor yang Siap Menjatuhkan Kamu Setiap Saat!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 1 November 2025 | 12:29 WIB
Waspada degan rekan kerja yang bagaikan musuh dalam selimut. Kenali ciri-cirinya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Waspada degan rekan kerja yang bagaikan musuh dalam selimut. Kenali ciri-cirinya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Dunia kerja tidak selalu sesederhana menyelesaikan tugas lalu pulang dengan tenang. Kadang, ada sisi lain yang lebih rumit, yaitu drama dan kepentingan di kantor.

Saat bekerja, kamu pasti akan bertemu rekan kerja dengan berbagai macam karakter. Ada yang enak diajak kerja sama, ada juga yang justru seperti menjadi musuh dalam selimut.

Akan menjadi runyam ketika kemudian orang-orang dengan karakter seperti musuh dalam selimut tadi menunggangi office politics, atau politik dalam kantor.

Agar kamu waspada dan tidak terjebak dalam politik kantor yang merugikan diri, penting untuk mengenali tanda-tanda kalau ada rekan kerja yang mungkin sedang berusaha menyingkirkan kamu dari posisi kamu saat ini.

  1. Ngomong di belakang, bukan langsung ke kamu

Bekerja dengan orang lain membutuhkan komunikasi yang terbuka. Jika ada rekan kerja yang lebih sering membicarakan kamu ke orang lain daripada menyelesaikan masalah secara langsung, itu bisa menandakan niat yang tidak baik.

Sikap seperti ini dapat membuat kamu merasa dikucilkan, kehilangan fokus, dan menurunkan semangat kerja. Kadang, hal itu memang sengaja dilakukan agar kamu terlihat tidak profesional.

Baca Juga: Begini Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Kasar dan Suka Menciptakan Konflik di Tempat Kerja

  1. Menyebarkan urusan pribadi kamu ke orang lain

Tidak semua rekan kerja bisa dianggap teman dekat. Sesekali berbagi cerita itu wajar, tetapi tetap perlu tahu batas. Jika ada yang membocorkan urusan pribadi kamu ke orang lain di kantor, itu bentuk pengkhianatan.

Karena reputasi kamu bisa rusak hanya karena satu gosip kecil, sebaiknya simpan hal-hal pribadi untuk orang yang benar-benar bisa dipercaya.

  1. Lebih sibuk mengawasi kamu daripada fokus dengan pekerjaannya

Beberapa orang terlalu sibuk memperhatikan pekerjaan orang lain sampai lupa tugasnya sendiri. Jika kamu terus diawasi, itu bisa jadi cara halus untuk membuatmu tertekan.

Pengawasan berlebihan bisa memicu stres, menurunkan kepuasan, dan membuat performa menurun. Masalahnya bukan di cara kamu bekerja, tetapi pada tekanan dari orang lain.

  1. Sengaja merusak hasil kerja kamu

Ada orang yang tidak senang melihat orang lain berhasil. Namun, mereka biasanya tidak menunjukkan secara langsung, melainkan melakukannya lewat hal kecil, seperti menahan informasi penting, memberi arahan yang salah, atau pura-pura lupa memberi tahu sesuatu.

Jika hal ini terjadi berulang kali pada kamu, besar kemungkinan mereka memang berniat menjatuhkan kamu.

Baca Juga: Menghakimi Rekan Kerja alias Cancel Culture, Bisa Diarahkan Menjadi Perilaku Positif dengan 6 Cara Konkret Ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X