Pejuangkantoran.com – Sponsor karier itu adalah salah satu “pintu gerbang” berkembangnya karier kamu. Sponsor karier ini adalah seseorang yang punya pengaruh, kredibilitas, dan kekuasaan dalam organisasi dan secara aktif bisa menggunakan modal sosial dan reputasinya untuk mendukung kemajuan karier orang lain.
Tak sekadar memberi nasihat kepada yang disponsori, sponsor karier ini ikut memperjuangkan nama yang disponsori saat ada keputusan penting yang dibuat. Intinya, sponsor karier akan membantu memberi seseorang peluang untuk mendapatkan promosi jabatan.
Ia akan secara nyata merekomendasikan kamu, menominasikan namamu untuk proyek-proyek strategis, membuat kamu “terlihat” oleh pengambil keputusan, mengenalkan kamu kepada pimpinan yang lebih tinggi, membuka akses agar lebih mudah kamu dapatkan, sampai “membela” kamu ketika ada keraguan.
Artinya, ketika sponsor karier ini mau melakukan hal-hal tersebut di atas, maka orang tersebut sangat yakin akan kompetensi, kapabilitas, dan intergitasmu. Ini semua adalah “jaminan”-mu.
Yang harus digaris bawahi, sponsor itu harus dicari tanpa harus kamu minta. Kamu harus membangun dan membuktikan bahwa “jaminan-jaminan”-mu tadi nyata adanya dan bisa terlihat oleh calon sponsor.
Namun, kamu juga harus selektif dalam mengincar siapa yang perlu kamu “tunjukkan” potensi-potensimu tadi. Sponsor biasanya muncul sebagai hasil dari reputasi, kinerja, dan hubungan profesional yang terbangun dari waktu ke waktu.
Langkah-langkah untuk menentukan siapa incaranmu untuk jadi sponsor karier adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Dalam Dunia Profesional, Sponsor Karier Itu Perlu Jika Ingin Kariermu Berkembang
Langkah 1: Identifikasi Siapa yang Berpotensi Menjadi Sponsor
Sponsor yang efektif biasanya memiliki tiga karakteristik:
- Memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan
- Atasan langsung.
- Kepala divisi.
- Direktur.
- Pejabat senior.
- Tokoh berpengaruh dalam profesimu.
- Memiliki akses ke peluang
- Menentukan promosi.
- Menentukan penugasan strategis.
- Menentukan pelatihan atau pengembangan karier.
- Memiliki jaringan luas.
- Mengenal pekerjaanmu secara langsung
- Sulit bagi seseorang menjadi sponsor jika ia tidak pernah melihat kualitas kerjamu.
Karena itu, sponsor terbaik sering kali bukan orang paling senior di organisasi, melainkan orang berpengaruh yang benar-benar mengetahui kemampuanmu.
Baca Juga: Promosi Bukan Hadiah, Ini Alasan Tidak Semua Karyawan Harus (dan Ingin) Jadi Manajer!
Langkah 2: Jadilah "Visible Talent"
Banyak orang bekerja keras tetapi tidak terlihat. Dalam banyak organisasi, promosi sering diberikan kepada orang yang:
Artikel Terkait
Hindari 4 Kesalahan Fatal Berikut Ini Saat Kamu Menjalani Wawancara Promosi Jabatan
5 Alasan Masuk Akal Mengapa Hampir 50% Karyawan Menolak Promosi Jabatan, Kamu Mungkin Di Antaranya!
Swiss Menempati Peringkat Pertama Negara dengan Peluang Karier dan Pendidikan Tertinggi
Pelajaran Karier dari The Devil Wears Prada 2: Dari Toxic Boss sampai Realita Dunia Kerja
Tidak Semua Penjilat di Kantor Itu Buruk: Cara Jadi Karyawan Kesayangan Bos Tanpa Kehilangan Integritas