6 Langkah yang Harus Kamu Lakukan untuk Mendapatkan Sponsor Karier

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 12 Juni 2026 | 16:20 WIB
Salah satu langkah untuk mendapatkan sponsor karier adalah seberapa jauh orang tersebut mengenal pekerjaanmu seacar langsung. (Pejuangkantoran.com /Made with Google AI)
Salah satu langkah untuk mendapatkan sponsor karier adalah seberapa jauh orang tersebut mengenal pekerjaanmu seacar langsung. (Pejuangkantoran.com /Made with Google AI)
  • berkinerja baik,
  • hasil kerjanya diketahui banyak pihak,
  • dipercaya untuk tugas penting.

Visibilitas bukan berarti mencari perhatian, tetapi memastikan kontribusimu diketahui oleh pihak yang relevan. Misal:

  • Menjadi koordinator proyek penting.
  • Menjadi narasumber internal.
  • Menulis laporan yang digunakan pimpinan.
  • Memimpin inisiatif yang berdampak.

Langkah 3: Cari "Sponsor Magnet"

Orang cenderung mensponsori individu yang:

  • kompeten,
  • dapat dipercaya,
  • mudah diajak bekerja sama,
  • tidak menciptakan masalah politik organisasi,
  • konsisten menghasilkan hasil.

Sponsor mempertaruhkan reputasinya ketika merekomendasikan seseorang. Karena itu, mereka lebih memilih orang yang "aman untuk dipertaruhkan".

Baca Juga: Karier Stagnan Bukan Satu-satunya Dampak Karena Internal Mobillity Rate di Perusahaan Rendah. Cek Lainnya!

Langkah 4: Bangun Hubungan Profesional

Bukan berarti menjilat atau mencari muka. Yang diperlukan adalah:

  • bekerja bersama dalam proyek,
  • meminta masukan profesional,
  • memberi update tentang hasil pekerjaan,
  • menunjukkan kesiapan menerima tanggung jawab lebih besar.

Langkah 5: Temukan Sponsor di Luar Jalur Formal

Banyak sponsor berasal dari:

  • organisasi profesi,
  • komunitas industri,
  • asosiasi alumni,
  • konferensi,
  • proyek lintas organisasi.

Mereka mungkin tidak menjadi atasanmu langsung, tetapi dapat membuka akses ke peluang yang tidak terlihat oleh kamu.

Baca Juga: Berikut Ini 5 Hal Penyebab Kamu Tak Pernah Mendapatkan Promosi Jabatan!

Langkah 6: Uji Apakah Seseorang Benar-Benar Sponsor

Tanyakan pada diri sendiri: Apakah orang ini (calon sponsor potensial) pernah:

  •  merekomendasikan kamu?
  • mengajak kamu masuk proyek penting?
  • memperkenalkan kamu kepada pengambil keputusan?
  • menyebut namamu ketika ada peluang?

Jika jawabannya "ya", kemungkinan besar ia sudah bertindak sebagai sponsor.

Jika hanya memberi nasihat tetapi tidak pernah membuka peluang, ia lebih tepat disebut mentor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X