Bangun reputasi sebagai orang yang:
- dapat dipercaya,
- memberi solusi,
- membantu orang lain,
- mudah diajak bekerja sama.
Reputasi seperti ini menciptakan peluang yang sering tidak diperoleh melalui proses rekrutmen biasa.
Baca Juga: 5 Manfaat Personal Branding untuk Karir Kamu, Bukan Sekadar supaya Bisa Tampil Beda!
- Punya "North Star"
Protean career bukan berarti mengikuti setiap peluang yang muncul. Seseorang tetap membutuhkan arah yang konsisten. Misalnya: "Saya ingin menjadi ahli yang membantu organisasi memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas."
Arah tersebut menjadi dasar dalam memilih pekerjaan, pelatihan, sertifikasi, proyek, dan relasi profesional. Dengan demikian, meskipun karier tampak beragam, semua pengalaman saling memperkuat.
Siapa menjalani konsep protean career? ***
Artikel Terkait
Takut Pekerjaan Mereka Digantikan AI, 1 dari 10 Karyawan Muda Putuskan Ganti Haluan Karier
Pelajaran Karier dari The Devil Wears Prada 2: Dari Toxic Boss sampai Realita Dunia Kerja
6 Langkah yang Harus Kamu Lakukan untuk Mendapatkan Sponsor Karier
Banyak Gen Z Mulai Enggan Jadi Bos, Ini Alasannya Menurut Survei Deloitte
5 Etika Kerja dan Teamwork dari Para Pemeran 'The Odyssey' yang Bisa Kita Praktikkan di Kantor