Jika kamu sangat mementingkan detail kecil, tekanan untuk mendapatkan hal-hal yang "tepat" mungkin terlalu berlebihan dan menyebabkanmu menunda melanjutkan tugas.
Baca Juga: Ajukan 5 Pertanyaan Pintar Ini Saat Wawancara Kerja, Dijamin Bakal Bikin User Auto Terkesan!
5. Kurang pengendalian diri
Ada berbagai tingkat pengendalian diri yang berbeda pada setiap orang. Namun, apa pun itu ada satu titik di mana pengendalian diri dapat menghalangi produktivitas.
Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan menjadi lebih mudah bagi orang-orang yang secara alami tidak disiplin untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan teratur.
6. Tidak membuat daftar
Jika kamu menunda sesuatu dan kemudian lupa menuliskan kalau kamu perlu melakukannya nanti, kemungkinan besar kamu akan benar-benar melupakan tugas tersebut.
7. Meremehkan komitmen waktu
Jika kamu sering tidak tepat memperkirakan komitmen waktu yang dimiliki untuk mengerjakan sebuah tugas, hal itu mungkin menyebabkan kamu lebih sering menunda daripada seharusnya.
Memang, menunda itu rasanya lebih nyaman jika kamu pikir punya waktu. Setelah itu, baru lah kamu sadar kalau waktu kamu tidak sebanyak yang dikira. Akibatnya, bingung bagaimana harus menyelesaikannya.
8. Mengandalkan tekanan untuk menyelesaikan pekerjaan
Ada orang yang bisa bekerja dengan baik dan menghasilkan karya yang bagus kalau di bawah tekanan. Beberapa orang berhasil melakukannya karena keberuntungan.
Pada akhirnya, akan tiba saatnya menunda pekerjaan itu tidak akan berhasil untukmu meskipun sebelumnya kamu sudah terbiasa melakukannya.
9. Kewalahan dengan tugas yang dimiliki
Kompleksitas tugas dapat menyebabkan otak kehilangan motivasi dan menghindari melakukannya sama sekali. Ini karena kebanyakan orang memilih untuk tetap berada di zona nyamannya.