“Untuk trade financing specifically, most of the talent tidak banyak di Indonesia, banyaknya di luar negeri,” kata Pandu.
Langkah membuka rekrutmen internasional menunjukkan ambisi Danantara untuk membangun organisasi yang mampu bersaing di tingkat global. Selain memperkuat kapasitas bisnis, strategi ini juga diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dengan menggabungkan talenta lokal dan profesional internasional, Danantara ingin memastikan bahwa pengembangan sektor-sektor strategis nasional dapat berjalan lebih cepat sekaligus menghasilkan transfer keahlian yang berkelanjutan.
Ke depan, pendekatan tersebut diyakini dapat membantu Indonesia memperkuat posisi dalam industri komoditas global, perdagangan internasional, serta berbagai sektor strategis yang membutuhkan kompetensi kelas dunia.
Artikel Terkait
Gelar Sarjana dengan Gaji Awal Karier Tertinggi dan Terendah, Jurusan Teknik Dominasi Kategori Tertinggi
Grab Bantah Rumor Akan Tinggalkan Indonesia, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang di Tanah Air
Spanyol Buka Visa Pencari Kerja hingga 1 Tahun untuk Warga Non-Uni Eropa, Peluang Baru bagi Talenta Global
Siap-Siap Malam Ini, Timnas Sepakbola Indonesia Akan Kembali Berlaga di Laga Persahabatan. Ini Panduan Asik Menonton Laga Timnas Sepakbola Indonesia
5 Hal Mengapa Padel Menjadi Salah Satu Olahraga Gen-Z yang Cocok Dimainkan Bareng Rekan Kerja Sepulang Aktivitas Kantor
Berkenalan Dengan Agentic AI. Versi Advance dari Generative AI yang Kita Kenal Sebelumya
Biar Gen-Z Nggak Gampang Tertipu, Ini Cara Mudah Mengenali Penipuan Online (Impersonation Scam)
Gen-Z Perlu Tahu, Ini 5 Langkah yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Sudah Terkena Penipuan Online
Gen-Z Harus Sadar, Jangan to Much Information Dengan Orang Asing, Berkaca dengan Kasus Penculikan dan Pembunuhan Royyan di Kutai Kalimantan Timur
ChatGPT Raih 1 Miliar Pengguna Bulanan, Lebih Cepat daripada Aplikasi Mana Pun dalam Sejarah